Abu Hasan Wacanakan Bangun Bank Darah di RSUD Butur

oleh
Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur), Abu Hasan

ANOATIMES. ID, KENDARI – Tidak tersedianya sarana Bank Darah membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara (Butur) terpaksa harus mengimpor kantung darah dari PMI Kendari dan Bau-bau.

Masalah ketiadaan kantung darah diakui Bupati Butur Abu Hasan. Ditemui usai rapat koordinasi pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Kamis (11/7/2019), Abu Hasan mengungkapkan akan membangun Bank Darah di RSUD Butur tahun 2020 mendatang.

Abu Hasan mengatakan RSUD Butur sudah punya tenaga dokter ahli bedah dan anastesi. Tapi saat akan melakukan tindakan operasi dan transfusi darah dibutuhkan kantung darah namun rumah sakit tidak punya.

“Di Butur kita sudah punya dokter ahli bedah dan anastesi, hanya kadang-kadang saat ada pasien mau dioperasi dibutuhkan transfusi darah. Terpaksa harus dirujuk ke Kendari karena tidak adanya kantung darah,” terangnya.

Untuk itu Abu Hasan akan meminta RSUD Butur berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bahteramas, PMI Kendari dan Bau-bau bagaimana mekanisme membangun Bank Darah termasuk penyediaan alat transfusi darah.

“Sehingga Butur tidak perlu lagi ketergantungan kantung darah dari PMI Kendari dan Bau-bau. Kantung darah punya daya tahan cuma tiga hari, lewat dari itu kantung darahnya expired,” ucapnya.

Dengan keberadaan bank darah kata Abu Hasan, RSUD Butur mampu memberikan pelayanan yang lebih mudah terkait dengan pasien yang membutuhkan transfusi darah. Inovasi ini sangat membantu, dari segi efisiensi waktu, mengingat jarak Kendari dan Bau-bau ke RSUD Butur cukup jauh.

Laporan : Jayusman