ADP Optimis Kasusnya Dihentikan, Kuasa Hukum Tata: Jangan Sesumbar

oleh -60 views
Kuasa Hukum Destya Purna Panca, M Zakir Rasydin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari terpilih, Adriatma Dwi Putra (ADP) merasa optimis bahwa laporan atas dirinya dari Model Seksi Destiya Purna Panca atau Tata di Polda Metro Jaya akan dihentikan oleh penyidik.

Menanggapi pernyataan ADP, Kuasa Hukum Tata, M Zakir Rasydin kepada anoatimes.id mengatakan ADP jangan sesumbar mengatakan penghentian kasus ini.

“Jangan sesumbarlah, mengatakan akan dihentikan, bagaimana mau dihentikan sementara SP2HP dari penyidik belum kami terima,” ujar Zakir, Selasa (22/8/2017).

Zakir menjelaskan secara prosedur penyidik harus mengirimkan SP2HP perkembangan atas laporan kasus ini. Sejauh ini kasus ini masih terus berjalan dan kita akan kawal terus.

“Pertanyaan dari kami bagimana mungkin akan dihentikan sementara SP2HP, kita belum terima. Secara prosedural dikirmkan ke kita dulu, terpenuhi apa tidak alat buktinya, apakah dilanjutkan apa tidak, itu nanti dijelaskan disitu, jangan mereka (ADP) sesumbar optimis akan dihentikan, apanya yang mau dihentikan,” tegasnya.

Lanjut Zakir menjelaskan, hari ini, Selasa, (22/8/2017) dirinya akan ke Polda Metro Jaya untuk mempertanyakan kelanjutan kasus laporan cliennya terhadap anak bungsu Wali Kota Kendari saat ini Ir Asrun.

Destya Purna Panca alias Tata, model seksi yang melaporkan ADP ke Polda Metro Jaya. Foto : Instagran Tata

“Kami sekarang lagi dijalan menuju Polda Metro Jaya, mempertanyakan kelanjutan kasus, dan kami juga serahkan bukti yang selama ini diminta penyidik,” katanya.

“Selama ini kami belum bisa berikan karena ini berkaitan dengan keduataan. Namun kami sudah ambil dan akan serahkan ke penyidik, buktinya itu berupa paspor clien saya dan ADP saat ke sana (Singapura). Paspor tidak bisa dibantah, karena tanggal bulan dan jamnya ada. Jadi mau mengelak bagaimana kalau itu semua sudah ada, jadi jangan sesumbar lha,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya disalah satu media nasional, ADP mengatakan bahwa dirinya optimis kasusnya tidak akan lanjut dan tidak akan mengganggu proses pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Kendari periode 2017-2022 menggantikan ayahnya yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Kendari Ir Asrun.

Laporan : Tim

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •