AJI dan IJTI Minta Danlanud HLO Cabut dan Luruskan Pernyataannya Soal Wartawan

oleh -198 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pernyataan kontroversi Komandan Lanud HLO Kendari, Kolonel Pnb Muzafar ditanggapi oleh Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kendari dan Ketua IJTI Sultra.

Bagi Ketua Aji Kendari, Zainal Ishak pernyataan tersebut terlalu berlebihan. Sebab, sejumlah wartawan yang melakukan peliputan kedatangan TKA China di Bandara HLO Kendari pada 1 Juli lalu, dipastikan meliput secara independen. Jadi, tak ada sama sekali wartawan yang melakukan peliputan dengan keterkaitan pihak lain.

“Jadi kami pastikan, wartawan yang meliput soal kedatangan China, tidak ditunggangi apapun. Dan semua dilakukan secara independen,”tutur pria Yaang kerap disapa Inal ini, (6/07/2020)

Zainal mengaku menghargai upaya yang dilakukan TNI Angkatan Udara dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah militer. Bahwa area Bandara melintasi, wilayah militer. Dia menyebutkan peliputan aksi demonstrasi kedatangan TKA di Bandara tak ada kaitannya dengan teroris.

“Semua semata-mata untuk mendapatkan informasi dan memberikannya ke masyarakat. Jadi, tidak ada yang ditunggangi,”ujarnya

Sementara itu, Ketua IJTI Sultra Asdar Zuula juga menanggapi hal tersebut. Pernyataan Komandan Lanud HLO Kendari terlalu berlebihan dan terkesan dibuat-buat. Jika alasan untuk menjaga keamanan di wilayah Militer bagi dia, itu benar. Namun, kalau mengkhawatirkan akan ada penunggang gelap terhadap jurnalis, hal itu tidak mungkin. Karena semua kerja-kerja jurnalis dilandasi atas fakta yang ada di lapangan.

“Untuk itu, ada Point pertama, kami mendesak dan meminta Komandan Lanud Kendari mencabut Pernyataannya kembali. Kedua meminta Komandan Lanud Kendari untuk meluruskan pernyataannya tersebut bahwa kekhawatirannya akan wartawan yang ditunggangi Teroris. Semua harus diluruskan,” tegasnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •