Akses Jalan Penghubung Tiga Kabupaten di Sultra Lumpuh

oleh -166 views
Jalan Rusak Konawe
Kondisi Jalan Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe rusak parak. Jalan ini merupakan akses penghubung tiga kabupaten yakni, Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Utara. Foto : Andy

ANOATIMES.ID, KONAWE – Hujan yang terus turun mengguyur sebagian wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga saat ini, tidak hanya mengakibatkan banjir dan tanah longsor, akan tetapi juga mengakibatkan akses jalan darat penghubung tiga Kabupaten lumpuh.

Seperti yang terjadi di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Jalan di Desa Besu merupakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Konawe, Konawe Utara dan Kota Kendari.

Saat ini, jalan tersebut berlumpur dan licin, akibatnya setiap pengendara yang hendak melintas harus berhati-hati. Tidak hanya itu, pengendara roda empat bahkan harus mengantri berjam-jam bahkan bermalam untuk dapat melintasi jalan tersebut.

Seorang pengendera, Hj Alisa yang hendak menuju Kabupaten Konawe Utara mengatakan kondisi Jalan tersebut sudah sangar rusak. Namun sampai saat ini belum tertangani.

“Kondisi jalan sekarang itu bapak bisa liat sendiri, kadang pengendara harus mengantri bahkan sampai bermalam di disini, akibat licin dan berlumpur” tutur Hj Alisa, usai melintasi jalan tersebut, Sabtu (10/6/2017).

Lanjut Hj Alisa yang juga seorang pejabat di Kabupaten Konawe Utara, yakni Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal mengungkapkan kondisi jalan ini tidak boleh dibiarkan, harus segera ditangani. Dengan kondisi jalan seperti ini, selain membahayakan pengendara, juga sangat merugikan pengendara sebab biasanya waktu tempuh perjalanan dari Kendari ke Konawe Utara ataupun sebaliknya hanya membutuhkan waktu 1 atau 2 jam, namun sekarang bisa berjam-jam akibat mengantri di jalan rusak tersebut.

“Kontraktor proyeknya kemana, Pemerintah kemana, kasian masyarakat yang akan malalui jalan tersebut, bahkan harus rela menginap di jalanan akibat jalan berlumpur dan licin,” tuturnya.

Laporan : Muhammad Andry