Ali Mazi Geram Nama Istrinya ‘Dijual’ Untuk Lobi Jabatan

oleh -162 views
Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya usai melantik Pj Sekda Sultra Syarifuddin Safaa di Aula Kantor Gubernur Sultra, dalam sambutannya Ali Mazi mengancam bakal memecat langsung oknum yang menjual nama istrinya untuk melobi jabatan. Foto : Jayusman anoatimes.id.
  • 110
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    110
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, resah dengan adanya sejumlah oknum yang memanfaatkan nama istrinya untuk melobi-lobi jabatan. Ali Mazi menegaskan dirinya bakal memberikan sanksi tegas terhadap oknum tersebut.

“Ini bikin resah saya. Jika saya mengetahu siapa pejabat yang menjual nama istri saya untuk mendapatkan jabatan, saya akan copot langsung. Saya tidak mau tugas pemerintahan dicampur adukkan dengan menjual nama istri saya,” tegas Ali Mazi di sela-sela pelantikan Pj Sekda Pemprov Sultra, Senin (1/10), di Aula Kantor Gubernur Sultra.

Baca Juga : Bila Tidak Ingin Terkena Sanksi Saat Kampanye, Para Caleg Ingat Ini

Kata, Ali Mazi, dalam menjalankan pemerintahan merupakan kewenangan sepenuhnya di pegang oleh gubernur, bukan istri gubernur. Khususnya dalam memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi saya tidak mau nama gubernur, wakil gubernur dan sekda bahkan nama istri saya dijual untuk mendapatkan jabatan,” ujarnya.

Menurut orang nomor wahid di Bumi Anoa itu, dalam pengangkatan seorang pejabat tidak dilakukan dengan sembarang, ada mekanisme yang harus dilalui, dan tentu ada kriteria yang wajib dimiliki calon pejabat.

“Ada dua karakteristik orang diberi jabatan, yaitu kecerdasan dan kemampuan. Jika punya dua karakteristik ini maka orang tersebut diangkat sebagai pejabat,” ungkapnya.

“Contohnya saya dan pak Lukman Abunawas jadi gubernur dan wakil gubernur, karena cerdas dan mampu sehingga masyarakat Sultra memilih kami,” katanya.

Laporan : Jayusman
Editor : Awi

  •  
    110
    Shares
  • 110
  •  
  •  
  •  
  •  
  •