Antisipasi Krisis Pangan, Prof Masihu Bertemu Ahli Pangan Se-Dunia

oleh -155 views
Prof Laode Masihu Kamaludin (kedua kiri) bersama beberapa ahli pangan dunia disela-sela pertemuan Global 4-H Summit,, di Kota Ottawa, Kanada. Foto Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan Dunia yang diprediksikan akan terjadi pada tahun 2035 nanti, para ahli pangan dunia (4-H) berkumpul guna membahas langkah-langkah antisipasi krisis pangan. Pertemuannya dilakukan di Negara Kanada selama 4 hari sejak 11-14 Juli 2017.

Dalam pertemuan 4-H tersebut di ikuti oleh kurang lebih 700 ahli pangan utusan dari 70 negara. Indonesia diwakili oleh Presiden 4-H Indonesia yakni Prof Laode Masihu Kamaludin, Ooy Haeruddin (Wakil Presiden 4-H), dan 2 anggota lainnya.

Program koordinator 4H Indonesia, Ditha Virgian mengatakan Prof Laode Masihu Kamaludin diundang oleh Global 4-H untuk mengikuti Global 4-H Summit yang diselenggarakan di Kota Ottawa, Kanada. Kapasitas Prof Laode Masihu sebagai Presiden 4-H Indonesia.

“Tujuan dari Summit meeting ini adalah membahas tentang darurat pangan dunia termasuk Indonesia yang akan terjadi tahun 2035 karena saat itu, penduduk dunia akan mencapai 9 miliar orang,” ujar Dita, via seluler, Minggu (16/7/2017).

Sementara itu, Prof Laode Masihu Kamaludin menjelaskan salah satu penyebab krisis pangan dunia ialah terletak pada produktifitas pangan yang akan turun karena pemuda desa lebih suka tinggal di kota ketimbang di pedesaan.

“Terletak pada turunnya angka produktifitas pangan di pedesaan, karena pemuda desa lebih suka tinggal di perkotaan. Untuk itu sudah saatnya kita melancarkan kegiatan membangun dari desa dan pesisir pantai,” katanya.

Untuk diketahui, Prof Laode Masihu Kamaludin selain sebagai presiden 4H Indonesia juga merupakan Global Advisor untuk 4H Asia Network. Organisasi 4-H merupakan organisasi kepemudaan / mahasiswa pecinta desa. Jumlah anggota 4-H di dunia sebanyak 7 juta orang.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •