Apa Kabar Pembangunan Kantor Bupati Konkep ?

oleh -190 views
Kondisi Kantor Bupati Konkep di Bukit Permai, Kecamatan Wawonii Barat. Bangunan ini sudah menghabiskan anggaran Rp 19,5 miliar namun belum rampung. Rencananya Pemda Konkep bakal memindahkan pembangunan kantor bupati ke Desa Pasir Putih. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, KONKEP – Lima tahun sudah, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mekar dari Kabupaten Induknya Konawe, sejak tahun 2013 yang masih dipimpin oleh Pj Bupati Nur Sinapoy dan hingga 2018 saat ini yang sudah dipimpin oleh Bupati Definitif Amrullah, Konkep masih belum memiliki Kantor Bupati Definitif.

Kantor Bupati yang saat ini digunakan oleh Pemerintah Konkep untuk menjalankan roda pemerintahan masih bersifat sementara.

Sebenarnya, Pemerintah Konkep bersama DPRD di tahun 2015 lalu sudah menganggarkan pembangunan kantor bupati definitif di Bukit Permai, Kecamatan Wawonii Barat dengan dua kali penganggaran masing-masing di tahap awal Rp 10,5 miliar dan di tahun 2016 Rp 9 miliar, serta di tahun 2017 Rp 9 miliar (namun tidak digunakan dan dikembalikan ke kas daerah).

Total anggaran yang dihabiskan untuk pembangunan kantor bupati terhitung Rp 19,5 miliar. Sayangnya miliaran rupiah yang digelontorkan dar APBD Konkep belum bisa membuat pembangunan kantor bupati rampung.

Mirisnya lagi, Pemerintah Konkep berencana memindahkan pembangunan kantor bupati, semula dari Bukit Permai, Kecamatan Wawonii Barat ke Desa Pasir Putih, Kecamatan Wawonii Barat.

Seperti dikutip dari Kendaripos.co.id, pemindahan kantor bupati konkep dilakukan sesuai visi misi Bupati Konkep, H. Amrullah dan Andi Muhamad Lutfi saat menjadi kepala daerah defenitif tahun 2016 lalu.

“Secara resmi belum ada pemindahan. Tapi melihat kondisi daerah yang viewnya menghadap laut, jadi harus kita pindahkan. Sesuai visi misi kami bersama Bupati, H. Amrullah akan membangun satelit perkantoran,” kata Wakil Bupati Konkep, Andi Muhamad Lutfi saat ditemui, Rabu (7/3) lalu.

Sementara itu, pihak DPRD Konkep melalui Wakil Ketua I DPRD Konkep Abdul Rahman terkesan enggan memberikan komentar terkait rencana pemindahan kantor bupati konkep.

“Masalah apa itu, oh, sebentar ya, saya masih di pertamina,” ujar Abdul Rahman sembari menutup telfonnya, Rabu (4/4) saat dihubungi via seluler.

Selang beberapa jam kemudian, Abdul Rahman tidak mengangkat telfonnya. Tidak hanya itu, pesan singkat yang dikirim awak anoatimes.id juga tidak direspon.

Untuk diketahui, saat ini di lokasi awal pembangunan Kantor Bupati Konkep di Bukit Permai sudah tidak ada lagi kegiatan pembangunan.

Laporan : Awi