‘Aroma’ Politik Dalam Pembagian Lods Pasar Rakyat Sentral Wakatobi

oleh -72 views
Pasar Rakyat Sentral Wakatobi. Foto : Syaiful / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Pembangunan Pasar Rakyat Sentral Wakatobi hingga saat ini belum rampung, namun saat ini pemerintah sudah mulai memberikan lods-lods ke para pedagang. Sayangnya, dalam pembagian lods, ada dugaan ditunggangi tindakan kepentingan pilitik.

Informasi yang berhasil di himpun anoatimes.id, para pedagang diarahkan oknum UPTD Pasar Sentral untuk mendukung dan memilih salah satu calon anggota legislatif (caleg) dari partai tertentu.

Baca Juga : Sekwan DPRD Wakatobi: Bila Nanti Ada Temuan BPKP, Itu Resiko yang Bersangkutan

“Kami dikasi tahu agar memilih caleg itu, dan katanya untuk bisa dapat kunci, kami harus ketemu dulu dengan caleg itu karena katanya dia yang perjuangkan ini pasar sentral, namun kami tahu bahwa kepala UPTD itukan masih keluarga dengan caleg itu juga,” ungkap salah seorang padagang yang tidak ingin namanya disebutkan, Selasa, (15/1).

Mengetahui persoalan tersebut, DPRD Kabupaten Wakatobi lalu menggelar hearing degan mengundang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). DPRD meminta kepada Disperindag untuk tiddak di politisasi. Pembagian lods harus sesuai dengan pemilik sebelumnya.

“Kita merekomendasikan yang kesekian kalinya agar Disperindag memprioritaskan yang di data dari awalnya sebagai pemilik kios, dan soal penyampaian pedagang bahwa mereka disuruh menghadap ke salah satu calon tertentu itu lucu juga sih,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Wakatobi, Moane Sabara.

Menurut, Moade Sabara, seorang wakil warkyat ketika duduk di parlemen haruslah dapat memperjuangkan masyarakat, dan itu merupakan tugas dari setiap dewan.

“Kita di DPRD ini karna rakyat yang memilih jadi sudah tugasnya kita untuk memperjuangkan itu, sementara dia yang katanya perjuangkan pasar itu ditahu juga hanya datang duduk diam saja, tidak pernah juga bicara soal pasar, namun pada prinsipnya ini merupakan perjuangan kita semua meskipun masih ada beberapa kendala,” tutur Moene Sabara.

Laporan : Syaiful