Asmara Berujung Maut di Wakatobi

oleh -17 views
Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Efrianto saat menunjukan barang bukti perbuatan La Ilang dalam melakukan pembunuhan kepada mantan istrinya Wa Miy yang tengah hamil tua tujuh bulan. Atas kejadian itu Wa Miy dan anak yang tengah dikandungnya meninggal dunia. Foto : Syaiful / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Kisah asmara tidak selamanya berjalan dengan baik dan berujung indah. Seperti yang terjadi di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang pria bernama La Ila (35) nekat membunuh mantan istrinya yang tengah hamil tua tujuh bulan. Akibatnya wanita yang diketahui bernama Wa Miy (24) dan anak yang tengah dikandungnya meninggal dunia akibat ditikam La Ilang.

Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Erfianto saat menggelar konfrensi pers, Rabu (8/5/2019) menceritakan kejadian tersebut dilandasakan adanya rasa cemburu dan sakit hati oleh La Ila terhadap mantan istrinya itu, lantaran Wa Miy memilih kembali (rujuk) dengan suami pertamanya. Wa Miy memiliki suami pertama, dan dari suaminya itu mereka dikarunia dua orang anak.

Selama suaminya diperantauan, Wa Miy memiliki hubungan dengan La Ilang. Dari hubungan keduanya, Wa Miy hamil 7 bulan, dan keduanya pun melakukan pernikahan. Namun, di awal 2019 ke duanya bercerai.

“Tersangka (La Ila, red) dan korban mempunyai hubungan sekitar tahun 2018 pertengahan, di mana korban pada saat ini kembali kepada suami sah nya. Tersangka dan korban (Wa Miy, red) sudah nikah tapi cerai di awal 2019,” kata AKBP Didik Erfianto Sik.

Melihat Wa Miy kembali dengan suami pertamanya, tersangka lalu sakit hati kemudian merencanakan pembunuhan kepada Wa Miy. Niat La Ila baru terlaksana pada 7 Mei 2019 kemarin. Sekitar pukul 16.30 Wita, La Ila melihat korban sedang berada di depan rumahnya tengah bersama tetanganya. Seketika tersangka lalu kembali ke rumahnya untuk mengambil pisau untuk menikam korban.

“Kehamilannya kurang lebih tujuh bulan. Sebelumnya tersangka sudah merasa sakit hati, sekitar hari Sabtu atau Minggu. Memang berencana mau membunuh korban tapi belum dapat waktu yang tepat, sore kemarin tersangka melihat korban lagi di depan rumahnya duduk dengan temannya. Tersangka yang kebetulan lewat kembali ke rumahnya mengambil badik dan langsung menikam korban,” terang AKBP Didik Erfianto.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi, namun nyawa korban dan anak yang tengah dikandungnya itu tidak dapat diselamatkan. “Pelaku sudah diamankan di Polres,” ujarnya.

Atas perbuatanya, tersangka dikenakan pasal 380 dan 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun pidana dan maksimal seumur hidup.

Laporan : Syaiful

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •