Bawaslu Sultra: Bapaslon Kada Jangan Saling Memojokan dan Ujar Kebencian

oleh -79 views
Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Sultra, Munsir Salam
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOTIMES.ID, KENDARI – Dalam menjaga kelancaran dan kedamaian pesta demokrasi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di 2018 ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sultra beserta Panitia Pengawas (Panwas) jajarannya di 17 kabupaten dan kota terus melakukan pengawas dan pencegahan terhadap indikasi terjadinya pelanggaran semasa Pilkada 2018.

Terbaru, Bawaslu Sultra kembai mengingatkan kepada seluruh bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah (kada) baik itu bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernu Sultra, Wali kota dan Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati yang maju pada Pilkada serentak 2018 di Sultra untuk tidak saling menyebar ujaran kebencian.

Baca Juga : ‘PAMAN’ dan ‘AMAN’ Cegah Dinasti Baru

“Menjelang penetapan pasangan calon pada tanggal 12 Pebruari 2018. Bawaslu Sultra menghimbau dan mengingatkan agar Pasangan Bakal Calon Gubernur, Bupati, dan Walikota serta Tim Kampanye tidak saling menyerang atau memojokkan serta menyebarkan kebencian antar sesama pasangan Calon,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Sultra, Munsir Salam, via seluler, Jumat (9/2/2018) malam.

Lebih lanjut, Munsir Salam menambahkan dengan tidak saling menyebar ujaran kebencian dan saling memojokan sesama bapaslon dan tim bapaslon, dapat menciptakan menciptakan suasana kondusif di masyarakat dan menjamin Pilkada tetap berjalan damai.

“Termasuk terhadap tagline dan akronim masing-masing,” katanya.

“Bawaslu Sultra berharap agar bapaslon bisa menarik simpati masyarakat pemilih dengan tidak saling menyerang. Lebih mengutamakan sosialisasi visi, misi, program yang bertujuan membangun. Dengan demikian bisa memberikan pendidikan politik yang baik, sejuk dan sehat bagi masyarakat,” ungkap Munsir Salam.

Laporan : Awi

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •