Bayar PSK Dengan Uang Palsu, Pria Ini Digelandang ke Kantor Polisi

oleh -57 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Niat untuk melampiaskan hasratnya dengan menyewa seorang wanita Pekerja Seks Komersial (PSK), Ed pria berusia 43 tahun di Kendari, terpaksa di gelandang ke Polsek Kemaraya. Ed digelandang ke Polsek Kemaraya lantaran membayar jasa PSK untuk melayani hasrat birahinya dengan uang palsu berjumlah Rp 600.000.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Senin (29/10) sekitar pukul 22.00 Wita lalu. Pada malam tersebut, Ed bertemu dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai PSK berisinial Ni di Kendari Beach, ke duanya lalu bersepakat untuk melakukan hubungan layaknya suami istri dengan syarat Ed harus membayar Ni dengan nominal uang Rp 300.000.

Baca Juga : ESDM: PT Mugni Energi Bumi Tak Boleh Beroperasi

Barang bukti uang palsu dan sebuah Printer yang di duga digunakan untuk membuat uang palsu. Foto : Humas Polda Sultra for anoatimes.id

Setelah keduanya bersepakat, ke duanya lalu menuju salah satu penginapan di bilangan Jalan Bunga Tanjung, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Setiba di penginapan, Ni meminta uang yang telah di sepakati kepada Ed, kemudian Ed mengeluarkan enam lembar uang pecahan Rp 100.000 dari dalam dompetnya dan memasukan ke dalam amplop lalu memberikan kepada Ni.

Ni lalu keluar kamar untuk mengambil sabun dan sempat memberikan amplop pemberian Ed ke rekannya berinisial Ca, setelah Ca membuka amplop tersebut, ke duanya terkejut isi amplop rupanya bukan uang asli melainkan uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan jumlah enam lembar.

“Ed lalu diamankan dan setelah di periksa ternyata uang palsu pecahan Rp 100.000 masih terdapat di dalam dompet Ed, dengan total keseluruhan Rp 1.800.000. Ed lalu di gelandang ke Polsek Kemaraya,” tutur AKBP Harry Goldenhart dalam rilisnya yang diterima anoatimes.id, Jumat (2/11) malam.

Dari tangan Ed, polisi lalu menyita sebuah Printer Merk EPSON Tepy L 310 warna hitam yang di duga sebagai alat untuk membuat uang palsu. Ed kini di tahan di Polsek Kemaraya untuk proses lebih lanjut dan mengungkap apakah ada keterlibatan orang lain dalam pembuatan uang palsu tersebut.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •