Begini Hasil Pemeriksaan Awal Imigrasi terhadap 7 WNA Srilanka dan Pakistan

oleh -50 views
Kepala Imigrasi Kota Baubau, Edisong
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Setelah sempat diamankan oleh Polres Muna, tujuh Warga Negara Asing (WNA) asal Srilanka dan Pakistan kini di tangani oleh pihak Imigrasi Kota Baubau.

Kepala Imigrasi Kota Baubau, Edisong kepada anoatimes.id mengatakan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh WNA Srilanka dan Pakisan.

“Kita sudah bawa ke Baubau untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Edisong, via seluler, Senin (6/8) malam.

Salah satu surat UNHCR yang dipegang oleh WNA yang diamankan Polres Muna. Foto : Polda Sultra for Anoatimes.id

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas imigrasi, tujuh WNA Srilanka dan Pakistan memiliki legalitas dan mengantongi surat UNHCR.

“Awalnyakan di Polres Muna mereka tidak memiliki paspord dan visa, hanya mengantongi surat UNHCR, namun setelah diperiksa di imigrasi rupanya mereka memiliki paspor dan visa, dan masih berlaku,” katanya.

Enam dari tujuh WNA tersebut memegang paspord dan visa, sedangkan seorangnya lagi mengaku paspord dan visanya ada Kota Bogor. Tujuan dari para WNA tersebut akan kembali Lombok.

“Mereka (WNA, red) tujuan kembali ke Lombok melalui Kendari, namun keburu tertangkap di Raha,” tuturnya.

Saat ini, ke tujuh WNA Srilanka dan Pakistan masih menjalani pemeriksaan mendalam di Imigrasi Kota Baubau, untuk mengetahui dimana terbit surat UNHCR yang dipegang oleh ke tujuh WNA tersebut.

“Kita masih dalami dimana terbit UNHCR ya, kemudian visa mereka terbit 7 Juli 2018, dan masih berlaku. Usai pemeriksaan selesai, tujuh WNA tersebut akan ditanya apakah akan menghabiskan visa ijin tinggal mereka atau langsung di Deportasi ke negara masing-masing,” ungkapnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •