Begini Penjelasan Bawaslu Soal ASN Jadi Penyelenggara Pemilu

oleh -82 views
Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu di dampingi Wakapolres Kendari Kompol Muh Fachroni SIK saat rapat koordinasi dengan stokeholder di Hotel Zahra Kendari, Rabu (9/11/2017) kemarin.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Badan Pengawas Pemilu (Basawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan penjelasan terkait bolehkah Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi penyelenggara Pemilu.

Ketua Bawaslu Provinsi Sultra, Hamiruddin Udu mengatakan seorang ASN boleh menjadi penyelenggara namun ada ketentuannya.

Baca Juga : Panwaslu Kota Kendari Sosialisasi ke Pemilih Pemula

“Kalau PPK, Panwas atau penyelenggara dari guru kan hampir semua kabupaten/kota ada,” ujar Hamiruddin, Rabu (8/11/2017) kemarin.

Lebih lanjut, Hamiruddin Udu menjelaskan ketika seorang ASN mengikuti seleksi penyelenggara pemilu dan dinyatakan lulus maka ASN tersebut harus menandatangani surat pernyataan dapat menjalankan tugas penyelenggara pemilu dengan profesional dan penuh waktu.

“Harus menandatangani surat pernyataan siap bekerja penuh waktu sebagai penyelenggara pemilu,” katanya.

“Ketika sudah menandatangani surat pernyataan tersebut maka dia semestinya dia tidak boleh lagi melakukan pekerjaan di tempat yang lain. Supaya dia fokus,” jelasnya.

Khusus ASN seorang guru maka, ketika dirinya menjadi penyelenggara pemilu maka dirinya harus berhenti mengambil gaji sertifikasi.

“Kepada kawan-kawan yang guru misalnya, yang masih menerima tunjangan sertifikasi, itu seharusnya dihentikan,” tegasnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •