Bentuk Pemuda Tani, Gema Desantara Gelar Pelatihan Pertanian

0
372
Pelatihan kepeloporan pemuda bidang pertanian organik dengan tema "Pertanian Berbasis Kearifan Lokal" di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Senin 30 Oktober 2017.

ANOATIMES.ID, KONSEL  – Gema Desantara bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar pelatihan kepeloporan pemuda bidang pertanian organik dengan tema “Pertanian Berbasis Kearifan Lokal” di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Senin 30 Oktober 2017.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati (Wabup) Konsel, H Arsalim Arifin didampingi oleh Staf Khusus Menpora Dr Usman Sadikin, Ketua Umum Gema Desantara, Jaelani serta puluhan undangan dan peserta pelatihan.

Baca Juga : Menangkan Asrun – Hugua, PAN – PDIP Bentuk Koalisi Poros Besar

Kegiatan ini bertujuan selain untuk menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang pertanian, juga untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pupuk kimia.

Ketua Umum DKN Gema Desantara, Jaelani mengatakan, dalam kegiatan ini bagaimana pemuda dilatih untuk dapat membuat pupuk sendiri berdasarkan potensi lokal yang dimiliki. Selain itu, juga disiapkan untuk menjadi generasi petani di masa sekarang dan yang akan datang.

Foto bersama usai pelatihan kepeloporan pemuda

“Pentingnya pemuda dilatih untuk bertani agar tercipta repitalisasi SDM pertanian yang sampai saat ini masih didominasi oleh kaum tua, sehingga keberadaan pemuda ini merupakan penyegaran SDM pertanian. Terlebih lagi, Indonesia akan menghadapi bonus demografi, potensi pemuda harus dikelola dengan baik, jika tidak, bonus demografi akan menjadi petaka bagi Indonesia, ” katanya.

Kegiatan ini akan dilakukan di 20 kabupaten yang tersebar di tujuh Provinsi. Dengan target capaian melahirkan 1000 pemuda kader pelopor pertanian organik. Dalam kegiatan ini, selain diberikan materi pelatihan di dalam kelas, juga dilakukan praktik lapangan bagaimana cara membuat pupuk organik dan cara penggunaannya.

Selain itu, untuk menjaga kesinambungan program, Gema Desantara juga akan melakukan pendampingan peserta setelah pelatihan. Pendampingan tersebut sangat penting untuk memastikan setelah mengikuti pelatihan, mereka betul-betul menerapkannya sehari-hari.

“Tidak hanya berhenti sampai pelatihan, kami akan terus mengawal dan mendampingi mereka hingga betul-betul menjadi pemuda pelopor di bidang pertanian organik, ” jelasnya.

Sementara itu, Wabup Kinsel H Arsalim Arifin yang membuka kegiatan kepemudaan ini sangat mengapresiasi inovasi dan kreatifitas sejumlah pemuda yang menginisiasi acara itu. Menurutnya, kegiatan Gema Desantara ini sejalan dengan kebijakan pembangunan kepemudaan yang telah dirancang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel di berbagai aspek seperti sains, olahraga dan kesenian untuk pengembangan ilmu dan bakat para generasi muda.

“Saya berpesan pada anak muda agar mempersiapkan diri, karena saat ini kita sedang menghadapi era globalisasi atau persaingan masyarakat asia pasifik yang tentu dituntut untuk bisa berkompetisi menghadapinya, ” pungkasnya.

Laporan : Aris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here