Beredar Surat Rekomendasi DPP Golkar Untuk Ali Mazi, DPD I Sultra Heran

0
1636

ANOATIMES.ID, KENDARI – Beredarnya surat rekomendasi DPP Partai Golkar terhadap bakal calon GUbernur Sultra, Ali Mazi membuat pengurus tingkat daerah yakni DPD I Partai Golkar Sultra heran. Keherenan DPD I Partai GOlkar Sultra dikarenakan surat rekomandasi yang ditandatangani oleh Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham yang mana ditujukan ke DPD I Partai Golkar Sultra justru beredar terlebih dahulu ke media sosial sebelum diterima DPD I Golkar Sultra.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sultra, Imam Alghazali mengatakan DPD I belum menerima fisik surat rekomendasi tersebut, namun sudah beredar terlebih dahulu ke media sosial.

Baca Juga : Nurdin Halid Teken Rekomendasi Untuk Ali Mazi, DPD I Golkar Sultra: Itu Belum Final

“Itu surat kan ditujukan ke DPD tapi kok orang lain sudah dapat, kita belum, kan lucu.
Yah nggak tahu dikirim pake apa, pertanyaan saya itu, ini surat ditujukan ke kami (DPD I) tapi justru sudah beredar di sosmed (sosial media),” ujar Imam Alhazali, Kamis (5/10/2017) malam saat dihubungi anoatimes.id via seluler.

Surat Rekomendasi Partai Golkar untuk Ali Mazi. Foto : Istimewa

Lanjut, Imam juga menjelaskan bahwa DPP tidak pernah menyampaikan ke DPD I dan juga tidak pernah mengundang DPD I untuk mengikuti pleno penetapan calon yang akan diusung pada pemilihan gubrnur (Pilgub) Sultra 2018 mendatang.

“Tidak ada pleno untuk Pilgub, yang ada hanya pleno untuk calon bupati dan wali kota tiga daerah di Sultra yang akan Pilkada,” katanya.

Baca Juga : Usai Rumah Mewah Aswad, Giliran Sebuah Perusahaan Konstruksi Digeledah KPK di Kendari

“Soal isi surat yang mengatakan pleno dihadiri DPD I, siapa yang hadir. Harusnya Pak Ketua (Ridwan Bae), saya atau Sekertaris (Muhamad Basri),” tambahnya.

Kesempatan yang berbeda, Sekertaris DPD I Partai GOlkar Sultra, Muhammad Basri membenarkan bahwa sejauh ini belum ada pleno penetapan calon yang akan di usung pada Pilgub 2018 mendatang.

“Siapa yang hadir. Saya tanya Pak Ketua (Ridwan Bae) tidak ada pleno untuk Pilgub. Yang ada pleno untuk tiga daerah yaitu, Kota Baubau, Kabupaten Kolaka dan Konawe,” ungkapnya.

Harapan Pengurus Daerah Untuk DPP Partai Golkar

Imam Alghazali berharap agar DPP dapat mendengar aspirasi dari pengurus ditingkat bawah. Sehingga tidak terulang pada Pemilihan Wali Kota Kendari (Pilwali) Februari 2017 lalu, dimana DPP menunjuk Haris Andi Surahman sebagai Wakil dari Abdul Rasak yang nota banenya bertolak belakang dengan kemauan pengurus ditingkat bawah.

Baca Juga : Ali Mazi – Lukman “Kantongi” Rekomendasi DPP NasDem

“Tag line Golkar kan “suara golkar suara rakyat”, jangan seperti kasus Pilwali Kota Kendari tahun lalu, calon wakil walikota yang mendampingi Rasak yaitu Haris Surahman yang merupakan kemauan DPP, akhirnya kader di bawah kurang ikhlas dan tidak maksimal dalam memenangkannya, akhirnya hanya saya dan sebagian kecil pengurus Golkar Kota Kendari yang all out, yang lain tidak bergerak,” ujar Imam.

“Saya takutkan ini terulang dalam Pilgub 2018 mendatang, dan akhirnya Golkar kalah lagi,” ungkapnya.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here