Black Campaign Serang Sejumlah Balon Gubernur di Medsos, Ini Tanggapan Bawaslu Sultra

oleh -63 views
Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Suasana pilkada damai dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah di rusak oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menyebar sejumlah postingan-postingan black campaign (kampanye hitam) yang menyerang para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra di media sosial.

Tentu hal ini sangat disayangkan semua pihak, dimana seharusnya suatu pesta demokrasi haruslah berjalan dengan damai tanpa adanya black campaign. Para pelaku penyebar black campaign rupanya sudah paham dalam melakukan aksinya dimana oknum yang tidak bertangung jawab tersebut melancarkan aksinya sebelum ada penetapan Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sultra.

Baca Juga : Tim Rusda – Sjafei : Najib Husein Keliru

Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu kepada anoatimes.id mengatakan Bawaslu belum bisa melakukan penindakan terhadap dugaan black campaign yang saat ini sudah terjadi di media sosial, sebab belum masuk ke dalam tahapan penetapan pasangan calon Gubenur dan Wakil Gubernur oleh KPU.

“Sekarang ini belum ada calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan walikota, sehingga kalau ada yang melakukan semacam kampanye hitam (Black Campaign) maka itu masuk dalam dugaan pelanggaran pencemaran nama baik,” ujar Hamiruddin Udu, Jumat (10/11/2017).

Baca Juga : Begini Penjelasan Bawaslu Soal ASN Jadi Penyelenggara Pemilu

Lanjut, Hamiruddin Udu menjelaskan dengan belum adanya penetapan calon oleh KPU maka tindakan black campaign masuk ke dalam ranah pencemaran nama baik dan belum masuk dalam ranah aturan Pemilu yang menjadi tugas irama Bawaslu.

“Dalam Undang-Undang Pemilu, ditindak Ketika sudah jadi calon. Karena walau orang sudah pasang baliho belum tentu ia akan ditetapkan sebagai calon oleh KPU,” tuturnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •