BNN Ciduk Anak Mantan Rektor UHO

oleh -10 views
PO dan AW tampak memakai masker penutup mulut. Foto : Awi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Nama Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali tercoreng, kali ini, tercorengnya nama Universitas terbesar di Sultra ini akibat ulah dari anak mantan Rektor UHO Prof H Abdul Rauf Tarimana berinisial PO (49).

PO diciduk petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra, Senin (19/3) malam, di depan rumah kos-kosan di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu.

PO di duga sebagai pengedar sabu-sabu, sebab dari tangan PO, petugas BNN mengamankan barang bukti sabu seberat 1,09 gram, dua buah telefon genggam, satu buah kartu ATM, serta uang tunai sebesar Rp 250.000.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sultra, AKBP Bagus Hari Cahyo mengatakan penangkapan terhadap PO berdasarkan hasil pengembangan dari seorang tersangka berinisial AW (49) yang lebih dulu di ringkus petugas BNN.

“Keduanya di tangkap di hari yang sama, waktu berbeda. AW ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 0,2 gram, tiga sachet kosong bekas sabu, dua alat hisap sabu, serta sebuah telefon. Selang beberapa jam, dilakukan penangkapan terhadap PO di depan kosan AW,” ujar Bagus Hari Cahyo di kantornya, Rabu(21/3).

Lanjut Bagus menjelaskan dari hasil pemeriksaan, diketahui PO memasok barang haram tersebut kepada AW.

“Selain sebagai pemakai, tersangka PO juga merupakan pengedar dan tersangka AW mendapatkan barang haram tersebut dari tersangka PO,” jelasnya.

Untuk diketahui, PO dan AW merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium UHO.

“Pasal yang kami sangkakan adalah pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf (a) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Bagus.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •