BNNP Sultra Musnahkan 916 Gram Sabu

oleh -107 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap menjalankan tugasnya memberantas peredaran narkoba.

Hari Kamis (16/4/2020), BNNP Sultra kembali memusnahkan barang bukti sabu seberat 916 gram dari total barang bukti 961 gram, dan disisihkan 41 gram untuk pemeriksaan laboratorium dan proses sidang.

Barang haram itu merupakan hasil dari penangkapan dua tersangka pengedar sabu, yaitu Re dan Ro.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengatakan penangkapan dua tersangka ini bukanlah sesuatu yang membanggakan karena menunjukkan masih adanya peredaran narkoba di Sultra.

“Tapi ini menjadi pelajaran bahwa hukum harus ditegakkan khususnya di tindak pidana peredaran narkoba. Maka itu BNN fokus pada pencegahan, pemberdayaan, dan rehabilitasi,” katanya.

Plt Kabid Pemberantasan Kompol Anwar Toro mengatakan, kedua tersangka diamankan berdasarkan laporan masyarakat.

“Pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2020, sekitar pukul 12:25 WITA. Berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang diduga sebagai pengedar narkoba yang berdomisili di sekitar wilayah jalan Laute Baru,” ucapnya.

Dari laporan masyarakat itu kata dia, BNNP Sultra melakukan penyelidikan mendalam dan akhirnya tim pemberantasan mendapatkan informasi bahwa target akan mengambil sabu dan akan dibawa ke rumahnya di jalan di jalan Laute Baru, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

“Setelah Terget kembali ke rumahnya. Kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan sehingga tim berhasil mengamankan barang bukti narkoba,” tuturnya.

Kompol Anwar Toro mengatakan, kedua tersangka disangkakan pasal 114 ayat 2 subsidair pasal 112 ayat 2 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun serta paling lama 20 tahun.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •