BPOM Kendari Musnahkan 9 Ribu Item Obat dan Kosmetik Ilegal

0
204
Pemusnaha obat ilegal di Sultra
Pemusnahan obat dan kosmetik ilegal di Kantor BPOM RI di Kendari. Foto: Rahmat R

ANAOTIMES.ID, KENDARI – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI di Kendari musnahkan obat dan kosmetik sekitar 9 ribu item dengan perkiraan satuan ekonomis Rp 1,4 miliar di Kantor BPOM RI Kendari, Rabu (04/10/2017).

Menurut Kepala BPOM RI, Adillah Papabbari, kegiatan tersebut adalah aski nasiona pemberantasan obat ilegal dan penyalahguaan oabt.

“Pemusnahan yang kita lakukan hari ini aksi nasional yang dilakukan serentak untuk pemberatasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat,” katanya saat membawakan sambutan, Rabu (04/10/2017).

Lanjutnya, banyaknya temuan BPOM RI di Kendari terkait penyebaran produk-produk obat dan kosmetik ilegal adalah sebagai tanggung jawab yang tetapi dilakukan pihaknya.

” Ada 9 ribu item obat dan kosmetik ilegal yang kita musnahkan dengan nilai ekonomis sekitar 1,4 M sejak 2016 sampai pertengahan tahun 2017,” tambahnya.

“Adapun dalam pemusnahan tersebut yang paling banyak adalah produk pil Tramadol. Saat ini produk Tramadol dicabut izin apotiknya,” sambunya Adillah.

Sementara itu Sekda Sultra, Lukman Abunawas mengatakan kasus penyebaran obat ilegal tersebut karena ada mafia sengaja mengedarkan.

“PCC ini setahu saya sejak 2013 lalu sudah ditarik dari pengedaran,” bebernya saat membawakan sambutan d kantor BPOM RI di Kendari, Rabu (04/10/2017).

Ia meminta kepada seluruh masyarakat Sultra selalu waspada agar tidak terjadi lagi seperti munculnya pil PCC 1 bulan terakhir lalu.

“SKPD terait harus setiap saat lakukan operasi terpadu terhadap obat ilegal ini,” minta mantan Bupati Konawe dua periode tersebut.

“Saya harapkan kita harus selalu waspada karena penyebar obat ini adalah mafia terselubung yang segaja menghacurkan kita,” harap Lukman.

Laporan : Rahmat R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here