BPOM Kendari Sidak Produk Ikan Kaleng Bercacing

oleh -0 views
Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pasca ditemukannya cacing di Produk Ikan Kaleng Makarel pada tiga merek yakni Farmerjack dengan nomor izin edar (NIE) BPOM ML 543929007175, merek Io dengan NIE BPOM ML 543929070004, dan merek Hoki dengan NIE BPOM ML 543909501660 oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Riau, BPOM RI memerintahkan kepada Importir agar melakukan penarikan produk tersebut dari pasaran.

Sementara itu, di Sulawesi Tenggara (Sultra), BPOM Kendari langsung melaksanakan sidak di pasaran dan sampai saat ini belum ditemukan adanya produk ikan kaleng dari ke tiga jenis yang di dalamnya di temukan cacing.

“Saat ini tim kita sudah turun ke lapangan, khususnya seperti di toko-toko besar supermarket. Saya juga sudah perintahkan agar gudang-gudang diperiksa,” ujar Kepala BPOM Kendari Leonard Duma, Jumat (24/3) di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut, Leonard sejauh ini belum ada ditemukan produk ikan kaleng dari ke tiga merek tersebut, namun pihaknya tetap melaksanakan sidak untuk memastikan bahwa ikan kaleng dari ke tiga merek tersebut tidak beredar di Sultra.

“Hingga saat ini belum ada ditemukan, informasi awal produk ikan kaleng dari ke tiga merek tersebut tidak beredar di Sultra. Namun tetap kita periksa dan tidak hanya itu, produk ikan kaleng lainnya juga kita ambil sebagai sample pengujian untuk memastikan di produk lain ada atau tidak ada cacingnya,” tegasnya.

“Bila nantinya ditemukan maka tempat yang menjualnya harus melaksanakan return dan dilakukan penyegelan tidak boleh di jual. Kami akan pantau terus,” katanya.

Lebih lanjut, Leonard menambahkan bahwa cacing yang ditemukan dalam kemasan ikan kaleng dari tiga merek di atas sudah dalam kondisi mati, dan apabila di konsumsi dapat mengakibatkan alergi.

“Ada yang mengatakan ulat, jadi bukan ulat melainkan cacing. Masalahnya cacing ini kan banyak yang alergi dan tidak layak di konsumsi,” tuturnya.

Untuk menghindari produk-produk yang tidak layak konsumsi, BPOM mengimbau agar para konsumen lebih teliti dan berhati-hati dalam membeli suatu produk.

“Selalu ingat cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa,” imbau Leonard.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •