BPOM RI : PCC Produk Ilegal

oleh -64 views
Kapusdik BPOM RI, Hendry Siswandi

ANOATIMES.ID, KENDARI – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI melalui Kapusdiknya, Hendry Siswandi menegaskan produk PCC adalah ilegal dan bukan masuk dalam kategori obat.

PCC tersebut telah tersebar luas dan menumbangkan 69 korban yang masuk RS di Kota Kendari selama 3 hari terakhir ini.

“Data yang kami dapat dari para korban. PCC ini diberikan secara gratis oleh oknum yang tidak bertanggngu jawab kepada para korban,” ucapnya saat konferensi pers di Kantom BPOM Kendari, Jumat (15/09/2017).

Lanjut dia, jika kasusnya dalam bentuk beli obat, maka motif pembeliannya adalah antara yang membeli dan pembeli tidak saling mengenal satu sama lain.

Hendry menegaskan, PCC tersebut tidak terdaftar di BPOM RI sebagai obat dan dan dinyatakan ilegal.

“Data kami pasien termuda 9 tahun sebagai murid SD tertua 35 tahun ibu rumah tangga,” jelasnya.

Hendry meminta masyarakat, jangan terpancing membeli obat jika tidak ada recep dokter.

“PCC ini bisa saja tersebar di seluruh indonesia. Saat ini Badan POM RI masih melakukan kroscek di seluruh Indonesia,” terangnya.

Sementara itu,Kepala BPOM Kendari, Adillah Pababbari menginformasikan, hasil laboratorium bahwa PCC yang tersebar luas di Sultra saat ini yang mengandung panadol, paracetaol, curisuprodol dan caffein.

“Tipe kedua yang tersebar adalah PCC yang mengandung Panadol, pacaracetamol, caffein ditambah tramadol. Keduanya memiliki kandungan yang hampir sama dan efeknya seperti yang terjadi pada para korban selama ini,” tukasnya.

Laporan : Rahmat R