Bupati Mubar Lantik 365 Anggota BPD

oleh -40 views
Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode M Rajiun Tumada resmi melantik 365 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa jabatan 2019-2025, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati, Senin (19/8/2019). Foto : Dery / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUBAR – Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode M Rajiun Tumada resmi melantik 365 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa jabatan 2019-2025, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati, Senin (19/8/2019).

Mantan Kasat Pol PP Sultra ini mengucapkan selamat atas dilantiknya anggota BPD se-Kabupaten Muna Barat masa jabatan 2019-2025. Lanjut dia, sebagai wujud kesungguhan dari perhatian Pemda Mubar kepada pemerintah desa, sejak tahun 2017 yang lalu dan merupakan visi dan misi bersama Achmad Lamani memberikan kebijakan kenaikkan gaji bagi kepala desa, aparat desa dan BPD.

“Dulu tunjangan pengawasan dan operasional BPD tidak ada, tetapi sebagai wujud perhatian Pemda Mubar akan memberikan gaji tunjangan kepada BPD. Kita berikan tunjangan agar mereka bekerja lebih giat lagi dalam membantu kepala desa dalam membangun,” tuturnya.

Selain memberikan tunjangan kepada BPD, dirinya juga memberikan insentif kepada kepala RT, kader PKK, Linmas desa, kader posyandu dan majelis taklim akan menaikkan gajinya.

Rajiun berpesan kepada anggota BPD yang dilantik hari ini, agar menghayati sumpah yang telah diucapkan. Selain itu, dirinya berharap agar dapat menjalankan tugas dan wewenangnya.

“Ketahuilah, jabatan yang diemban hari ini adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan hal lain yang harus kita ingat bahwa jabatan BPD ini bukan untuk memperoleh suatu kemudahan dan keuntungan. Justru BPD harus menjadi pelayan yang baik untuk kepentingan masyarakatnya,” tuturnya.

Menurutnya, BPD ini merupakan mitra kerja pemerintah desa dan bukan saingan dari kepala desa. Olehnya itu, hubungan sinegritas kerja sama antara BPD dan kepala desa harus singkron dan selalu berkomunikasi agar tidak menghambat roda pemerintahan desa.

“Saya berharap kepada anggota BPD agar kedepan dapat mensukseskan pemilihan kepala desa secara serentak yang akan dilakukan bulan November tahun 2019 ini. Untuk itu, mulai dari hari ini dapat membentuk kepanitiaan Pilkades. Tetapi sebelumnya harus diadakan terlebih dahulu bintek atau pelatihan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dari 81 desa yang ada di Mubar, baru 73 desa yang di lantik anggota BPDnya. Sementara, 8 desa belum mengadakan pemilihan, karena belum habis masa jabatannya sampai tahun 2020. Adapun 8 desa yang belum memilih BPD yakni Lahaji, Lagadi, Lasama, Wuna, Lombu Jaya, Tondasi, Tasipi, dan Laworo.

Laporan : Dery

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •