Cegah Penyebaran Covid19, Mahasiswa UHO Ciptakan Alat Pencuci Tangan Otomatis

oleh -104 views
Lima mahasiswa UHO yang membuat Alat Pencuci Tangan otomatis untuk mencegah penyebaran Covid19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES. ID, KENDARI – Lima mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Jurusan Teknik Elektro Universitas Halu aoleo (UHO) menciptakan alat pencuci tangan otomatis tanpa harus menyentuh keran air yang efektif untuk mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Lima mahasiswa tersebut Pebi Wahyudin, Risna, Alexander maxwel, Wahyu aditya, dan La ode masri ande kolewora. Kepada anoatimes.id, Pebi Wahyudin mengatakan alat pencuci tangan tersebut dilengkapi dengan sensor infra merah yang daya listriknya disuplai dari baterai Lithium. Sehingga, kata Pebi untuk menyalakan keran air tidak perlu lagi menyentuh keran, cukup mengarahkan tangan ke arah sensor maka air atau sabun akan keluar sendiri.

“Cara kerjanya, air dari penampung di sedot menggunakan pompa. Untuk mengaktifkan dan mematikan pompa, kita tinggal menghalangi cahaya infra red pada sensor menggunakan tangan. Hal ini tentunya cukup efektif mencegah penyebaran covid-19 karena tidak perlu menyentuh benda,” ujarnya, Kamis (17/6).

Pebi mengungkapkan, alat tersebut sebelumnya memang telah dirancang berama kawannya atas arahan dosen pembimbing, yakni Hasmina Tari Mokui, Luther Pagiling, La Ode M. Golok Jaya, dan Tachir untuk program KKN Tematik UHO 2020. Persiapannya sendiri telah dilakukan sejak dua bulan lalu.

Pembuatan pencuci tangan ini tidak begitu rumit kata dia. Hanya saja kendalanya alat pembuatannya tidak terdapat di Kendari, sehingga timnya harus melakukan pemesanan secara online dari luar kota dan menunggu kurang lebih dua bulan hingga alatnya tiba di Kendari.

“Kalau untuk biaya tidak terlalu mahal. Kurang lebih satu jutaan. Hanya kemarin kita terkendala di pengiriman bahan yang tidak ada di Kendari dan kita pesan dari luar kota,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama UHO, Dr. Armid saat ditemui di ruang kerjanya mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dibuat oleh mahasiswa UHO tersebut. Terlebih lagi, alat ini mendapat sambutan yang baik dari pemerintah provinsi Sultra.

“Ya bagus ini. Karena kemarin memang ada beberapa proposal yang kami terima untuk KKN Tematik ini yang sehubungan dengan covid-19,” pungkasnya.

Diketahui, alat pencuci tangan ini menarik perhatian tim Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra).

Laporan : Rizki

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •