Di Depan KPK, Ali Mazi Curhat Dirinya Kerap Difitnah Jual Beli Jabatan

oleh -5 views
Rapat koordinasi (Rakor) Supervisi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Provinsi, Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Rabu (24/4/2019)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES,ID. KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan Rapat Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sultra, Rabu (24/4/2019). Dalam Rakor tersebut dihadiri seluruh kepala daerah se-Sultra.

Di hadapan perwakilan KPK, yaitu Koordinator Wilayah VIII KPK RI Adliansyah Malik Nasution, Gubernur Sultra, H Ali Mazi curhat akan dirinya yang kerap difitnah di media sosial dengan isu jual beli jabatan.

“Di media sosial ada isu seolah-olah saya menerima uang suap jabatan Rp 600 juta. Masa hanya karena Rp 600 juta saya mau korbankan jabatan gubernur,” curhatnya.

Kata Ali Mazi, uang Rp 600 juta tidak sebanding dengan lelahnya dalam berjuang saat Pemilihan Gubernur 2018 lalu. Dimana dirinya dan wakilnya, H Lukman Abunawas berkeliling di berbagai daerah untuk berkampanye.

Bukan hanya isu jual beli jabatan, orang nomor wahid di Sultra ini juga menceritakan bahwa dirinya juga pernah di isukan bahwa menderita sakit stroke yang mengakibatkan dirinya tidak masuk berkantor.

“Kita sakit dibilang stroke, boleh dilihat saya ada kedokteran lengkap. Saya orang hukum, saya tahu apa yang harus lakukan. Jadi jangan main-main dengan saya,” katanya.

Di momen ini juga, Ali Mazi menegaskan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk jangan mencoba mendekati istri dan keluarganya untuk melobi jabatan.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •