Dianiaya Senior Dalam Barak, Bintara Remaja Polda Sultra Meninggal Dunia

0
31709
Jenazah Bripda M Fatur Rahman usai dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. Foto : keluarga korban for Anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tindakan kekerasan terjadi di dalam Barak Dalmas Polda Sultra. Seorang polisi remaja Bripda M Fatur Rahman Ismail (angkatan 42) meninggal dunia lantaran menerima kekerasan dari dua seniornya, Bripda Zulfikar (angkatan 40) dan Bripda Fislan (angkatan 41).

Fatur Rahman dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, pukul 1.30 Wita oleh rekan-rekannya untuk mendapat penanganan medis, namun tim dokter tidak dapat berbuat banyak, Fatur Rahman menghembus nafas terakhirnya.

Jenazah Fatur Rahman lalu di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi, hasilnya luka memar pada dada sebelah kiri, luka memar pada perut bagian bawah.

“Retak pada tulang rusuk sebelah kiri pada tulang rusuk no 7, jejas kemerahan pada pembungkus jantung, jejas kemerahan pada permukaan jantung, terdapat resapan darah pada otot perut bawah. Luka memar dan adanya retak pada tulang rusuk sebelah kiri yang menyebabkan terjadinya gangguan jantung akibat trauma tumpul yg keras dan kuat (COMMUTIO CORDIS),” ungkap Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart, Senin (3/8).

Saat ini Propam Polda Sultra sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan juga mengamankan ke dua terduga pelaku penganiayaan.

Laporan : Awi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here