Diminta Kembalikan Tapal Batas Bombana dan Buton, Ini Kata Ali Mazi

oleh -2 views
Gubernur Sultra, Ali Mazi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Senin, (26/11) puluhan masyarakat Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sultra, menuntut orang gubernur untuk mengembalikan tapal batas Kabupaten Bombana dan Buton. Selain itu, masyarakat juga menuntut pemerintah provinsi (pemprov) Sultra untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas PT Anugrah Harisma Barakah (AHB).

Gubernur Sultra, Ali Mazi yang dijumpai usai mengikuti kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra di salah satu hotel di Kendari mengatakan dirinya akan mengevaluasi kembali persoalan tapal batas dua kabupaten tersebut.

Baca Juga : Masyarakat Kabaena Minta Ali Mazi Kembalikan Tapal Batas Bombana dan Buton

“Insya Allah nanti, mudah-mudahan dalam waktu dekat ya, kita coba lakukan evaluasi,” kata Ali Mazi, Senin (26/11).

Untuk diketahui, pengembalian tapal batas tersebut juga terkait adanya aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT AHB yang mana dalam menjalakan operasinya berada di wilayah Kabaena, sehingga untuk pengelolaan dana CSR dikhususnya hanya kepada Pulau Kabaena.

Kordinator lapangan barisan Benteng Selatan Kabaena Rizal Iskandar mengatakan aktivitas PT AHB selama kurang lebih sembilan tahun dinilai tidak memberi manfaaat di masyarakat. Dana CSR yang seharusnya menjadi hak penuh masyarakat Kabaena selatan terpaksa dibagi dengan masyarakat di kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton.

“Sementara dalam operasi produksi PT AHB tidak pernah sedikitpun mengolah di wilayah Kecamatan Talaga Raya,” kata Rizal Iskandar.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •