Dishub Berlakukan Jalan Satu Arah Depan Mall Mandonga

oleh -127 views
Peta penerapan one way street di Mal Mandonga
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – One way street atau jalur satu arah akan segera diberlakukan oleh Dinas Perhubungan (DishuB) Sulawesi Tenggara (Sultra) di depan Mall Mandonga mulai Kamis, 30 November 2017.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina bahwa penerapan one way street tersebut bertujuan untuk mencegah kemacetan yang selama ini terjadi di depan Mall Mandonga .

Menurut dia, setelah one way street tersebut berlaku maka semua kendaraan pribadi dan motor tidak bisa melewati jalur Masjid Agung ke arah Mall, tetapi hari memilih dua jalur antara kiri menuju Pasar Lawata dan Kanan menuju arah Saranani, sebab nanti akan dipasangkan tanda larangan.

Baca Juga : Ciptakan SDM yang Baik, Dishub Sultra Training Pegawainya

“Dari arah MTQ menuju Mall Mandonga hanya pete-pete yang bisa lewat, untuk kendaraan pribadi motor bisa memilih antara jalur kiri atau kanan pas tiba di lampu merah Masjid Agung nanti,” kata Hado usai pertemuan dengan Korem 143 HO Ditlantas Polda Sultra dan Dirlantas Polres Kendari.

“Untuk jalur satu arah nanti, jika mau ke Mall Mandomga atau toko-tokoh di Sekitarnya maka harus lewat bundaran Mandonga,” sambungnya.

Mantan Plt Sekda Butur ini membeberkan, jam berlakunya one way street tersebut adalah mulai pukul 06.00 WITA hingga 20.00 WITA. Selama jam tersebut personel Dishub dan pihak Kepolisian akan berjaga.

Pihak Dishub juga telah memasang rambu jalan sesuai dengan kebutuhan one way street tersebut.

“Mulai hari ini (28/11/2017) malam, kami sudah mulai memasang rambu jalan untuk jalur satu arah ini. Besok (30/11/2017) kita akan turun bersama untuk awal penerapan one way street ini,” terang Ketua Kekal Sultra ini.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra, AKBP Jawardi mengaku personel yang akan berjaga selama penerapan one street tersebut sudah siap.

“Yang berjagga itu dari Dirlantas Polda Sultra, tingkat satu Dishub Sultra dan tingkat dua Dishub Kendari. Disana banyak yang jaga nanti Dishub saja 30 personel belum dari personel kami,” bebernya usai rapat koordinasi dengan Dishib Sultra (28/11/2017).

Ia melanjutkan, selama 30 hari kedepan penerapan one way street masih dalam tahap sosialisasi, jika ada yang melanggar akan diberi tolerir dan hanya sebatas teguran dulu.

“Jika setelah tahap sosialisasi ini masyarakat masih ada yang melanggar, maka akan diberikan tindakan tegas. Kami juga meminta seluruh elemen masyarakat agar mendukung penuh penerapan one way street ini.” Tutup AKBP Jawari.

Laporan : Rahmat R

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •