Download Aplikasi Ini, Mudahkan Anda Panggil Polisi

oleh -17 views
Kapolres Kendari AKBP Sigid Haryadi SiK (tengah) didampingi Wakapolres (baju merah), Kasat Reskrim (kanan baju kuning) dan Kaur Bin Ops (baju putih)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Di era yang semakin canggih dan modern ini menuntut segala pelayanan terhadap masyarakat harus lebih cepat. Tidak hanya pelayanan oleh Pemerintah Daeah (Pemda) saja yang harus cepat, melainkan pelayanan keamanan masyarakat juga harus ditingkatkan.

Seperti yang dilakukan Polres Kendari, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Kendari, Sabtu (25/3/2017) Polres Kendari telah melaunching sebuah aplikasi yang dapat memudahkan masyarakat memanggil aparat keamanan.

Aplikasi Panic Button Polres Kendari memudahkan masyarakat memanggil aparat keamanan

Aplikasi itu ialah Panic Button Polres Kendari. Dengan aplikasi ini masyarakt tiggal menekan tombol pemanggil dan dengan segera aparat keamanan akan segera datang.

Kapolres Kendari, AKBP Sigid Haryadi SIk mengatakan aplikasi ini dapat menunjang kinerja Polri dalam melayani masyarakat dengan cepat. Apabila masyarakat membutuhkan pertolongan masyarakat tinggal menekan tombol panggil dan dengan segera polisi akan datang.

“Mudah-mudahan aplikasi ini dapat digunakan dengan baik oleh masyrakat. Dengan aplikasi ini bisa memberikan penanganan awal. Kalau ada kecelakaan, kejahatan bisa tertangani dengan cepat, ” ujar Sigid saat menggelar konfrensi pers di Polres Kendari.

Sigid menjelaskan untuk mendapatkan aplikasi ini, masyarakat tinggal mendownload aplikasi Panic Button Polres Kendari di Handphone Android dan mengisi beberapa data, setelah itu masyarakat dapat secara cepat terhubung dengan kepolisian.

“Dengan cepat akan diketahui lokasi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ada personil yang siaga 24 jam di server, dan begitu ada panggilan maka akan segera terlihat lokasinya, kemudian polisi terdekat akan segera datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” jelas orang nomor 1 di Polres Kendari itu.

Untuk mencegah adanya panggilan- panggilan iseng dari oknum yang tidak bertanggung jawab, Sigid mengatakan oknum tersebut akan diblokir dari sistem.

“Kalau ada yang iseng buat panggilan palsu beberapa kali, kami akan blokir,” tuturnya.

Laporan : Didi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •