DPRD dan Pemprov Sultra Setujui 9 Raperda

oleh -180 views
Penandatanganan persetujuan usulan sembilan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) antara DPRD Sultra dengan Pemprov Sultra.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menyetujui sembilan usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

Kesembilan raperda itu terdiri dari lima raperda hak inisiatif DPRD Sultra dan empat raperda berasal dari inisiatif Pemprov Sultra. Penandatanganan usulan penetapan raperda dilakukan dua belah pihak, yaitu Gubernur Ali Mazi dan empat unsur pimpinan DPRD Sultra.

Lima raperda hak inisiatif DPRD yaitu Raperda tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Raperda tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat, Raperda tentang Perizinan Usaha Budidaya Perikanan Laut.

“Dan Raperda tentang Penggabungan dan Perubahan Badan Hukum Perusda BPR Bahteramas se-Sultra menjadi Perusahaan Perseroan Daerah BPR Bahteramas Sultra dan Perusahaan Perseroan Daerah BPR Bahteramas Kepulauan Buton,” ucap anggota DPRD Laode Tariala membacakan sembilan usulan raperda di ruang rapat paripurna DPRD Sultra, Selasa (25/2/2020).

Sedangkan raperda inisiatif Pemprov Sultra kata Laode Tariala, yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan Provinsi, Raperda tentang Cadai Beras Pemerintah Provinsi, Raperda tentang Penyelenggaraan Pemerintah Berbasis Teknologi Informasi, dan Raperda tentang Perubahan Perda nomor 14 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Sementara itu Gubernur Ali Mazi mengapresiasi DPRD sehingga bisa bersama-sama menyelesaikan pembahasan sembilan raperda. Kemudian mendapatkan hasil fasilitasi dari Kemendagri selanjutnya DPRD dan pemerintah daerah lakukan persetujuan.

“Atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya pada pihak legislatif dan eksekutif bersama-sama aktif terlibat membahas sembilan raperda ini,” katanya.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •