DPRD Konkep Bawa Kasus Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa ke Ranah Hukum

0
396
Bagian Pelabuhan Nipa-nipa yang ambruk. Pelabuhan Nipa-nipa dibangun pada Juli 2017 dan rampung pada September 2017 dengan menelan biaya Rp 3,4 Miliar. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, KENDARI – Setelah mendengar keterangan dari Kontraktor Pelabuhan Nipa-nipa yakni PT Roda Indah Perkasa (RIP), Dinas Perhubungan Konkep, Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP), Jumat (2/3) kemarin, banyak kejanggalan yang ditemukan DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) pada proses pengerjaan Pelabuhan Nipa-nipa di Desa Tumburano, Kecamatan Wawonii Utara.

Akibatnya, DPRD Konkep akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun terlebih dahulu DPRD Konkep akan menggelar rapat internal untuk mendiskusikan apakah kasus ambruknya Pelabuhan yang menelan anggaran Rp 3,4 miliar tersebut di bawa ke Kejaksaan atau ke Kepolisian.

“Kita tetap akan bawa ke ranah hukum. Senin (5/3) kami akan rapat internal terlebih dahulu apakah kita bawa ke Polisi atau Kejaksaan. Kemarin juga sudah turun dari Polda Sultra,” kata Wakil Ketua DPRD Konkep, Abdul Rahman, Sabtu (3/3).

Abdul Rahman mengungkapan dalam RDP, beberapa kejanggalan dalam pengerjaan Pelabuhan Nipa-nipa ialah tinggi pelabuhan dikurangi sekitar satu meter, cara pembesian tidak layak, dan penggalian yang juga dikurangi.

“Kontraktor melakukan CCO, kami tidak tahu apa alasan kontraktor mengajukan permohonan CCO, tapi itu terkesan kontraktor tidak sanggup kerja,” tutur Abdul Rahman.

Selain itu, DPRD juga meminta laporan hasil pengawasan dari Konsultan Pengawas selama melaksanakan tugas pengawasan, namun Konsultan Pengawas yang diketahui bernama Rahmat tidak dapat menunjukannya.

“Kita minta mana bukti pengawasan dari Konsultan Pengawas dari awal pengerjaan hingga akhir, ternyata tidak ada bukti dokumentasi. Idikasikan tidak melakukan pengawasan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Konsultan Pengawas diberikan anggaran untuk melakukan pengawasan sekitar Rp 100 juta.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here