Dua Pemandu Selam Berkebangsaan Spanyol Hilang di Perairan Wakatobi

oleh -3 views
Ketgam : Tim Sar Pos Wakatobi saat melakukan pencarian dua Dive Master yang hilang di Perairan Kapota.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Judith Terol Oto, wanita (47) dan Ramon Crivilles Malero, pria (49) yang bekerja di PT Wakatobi Dive Resort ┬ásebagai pemandu selam atau Dive Master dinyatakan hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Kapota, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Jumat (12/5/2017) siang tadi. Kedua Dive Master tersebut dinyatakan hilang setelah menyelam di Perairan Kapota selama 49 menit dan tak kunjung naik kerpermukaan air.

Kepala Pos Search And Rescue(SAR) Wakatobi, Reppind mengatakan informasi hilangnya kedua Dive Master tersebut berasal dari Kapten Kapal Pelagian milik PT Wakatobi Dive Resort yang membawa ke dua Dive Master tersebut untuk menyelam di Perairan Kapota.

“Dari informasi yang diperoleh, keduanya Dive Master tersebut meminta izin untuk melakukan penyelam selama 49 menit sekitar jam 07.00 pagi, Jumat 12 Mei 2017, kepada kapten kapal Pelagian milik PT Wakatobi Dive Resort,” ujar Reppind, Jumat (12/5/2017).

Lanjut, Reppin menceritakan setelah ditunggu selama 45 menit, kedua Dive Mater tersebut tidak kunjung naik kepermukaan air. Sementara peralatan dan tabung yang digunakan ke dua Dive Master tersebut hanya bisa bertahan selama 45 menit.

“Ditambah lagi kondisi air laut saat diving, sedang dalam keadaan ombak besar dan arus bawah lautnya sangat kencang. Laporannya kami terima pada pukul 11.40 Wita melalui kapten kapal Pelagian kemudian tim pencari kami kerahkan dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) sebanyak 5 orang sudah termasuk motoris untuk melakukan pencarian kedua warga negara asing(WNA) tersebut, disekitar tempat kejadian musibah(TKM) yakni di Karang Kapota, namun sayang sampai saat ini masih nihil belum ditemukan.” ungkapnya.

Untuk diketahui, ke dua Dive Master tersebut sudah bekerja menjadi Dive Master atau pemandu selam di PT Wakatobi Dive Resort pada tahun 2016 lalu.

Laporan : Lex

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •