Dua Pemandu Selam yang Hilang di Perairan Wakatobi Ditemukan

oleh -5 views
Ketgam : Dua Dive Master, Judith dan Ramon (Kiri) saat berada diatas Kapal Pelagian usai di evakuasi dari Rompong Warga. Foto : Basarnas for anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dua pemandu selam atau Dive Master asal Spanyol yang sempat dinyatakan hilang ketika melakukan penyelaman di Perairan Kapota, Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Jumat (12/5/2017) kemari, berhasil ditemukan oleh tim pencari gabungan.

Ke dua Dive Master yang bekerja di PT Wakatobi Dive Master yakni Judith Terol Oto dan Ramon Crivilles Melero ditemukan dalam keadaan selamat di sebuah rompong milik warga karang Kapota dalam keadaan selamat.

Kepala Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kota Kendari, Muslimin melalui Humas Wahyudi mengatakan ke dua Dive Master tersebut ditemukan di Perairan Kapota pada titik koordinat 05 33′ 21.25″S – 123 20′ 88.48″ di sebuah rompong milik warga karang Kapota dalam keadaan selamat.

“Tim Rescue menggunakan RB 307 diberangkatkan dari Baubau pada pukul 22.30 Wita dan tiba di Wanci pukul 06.15 WITA, kemudian langsung melakukan pencarian bersama dengan RIB pos SAR Wakatobi​. Tadi (Sabtu, 13/05) pukul 08.30 kami terima info dari ABK Kapal Pelagian bahwa kedua Dive Master telah ditemukan pada koordinat 05 33′ 21.25″S – 123 20′ 88.48″ di sebuah rompong milik warga karang Kapota dalam keadaan selamat,” ujar Wahyudi, Sabtu (13/5/2017).

Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan ke dua Dive Master tersebut ditemukan dalam kondisi selamat dan rencananya akan langsung dibawa ke Pulau Tomia menggunakan Kapal Pelagian. Dalam pencarian ke dua Dive Master tersebut melibatkan tim gabungan yakni Basarnas, Polres Wakatobi, Kapal Pelagian dan Speed Boat milik PT Wakatobi Dive Master, TNI, dan masyarakat Kapota.

Sebelumnya, ke dua Dive Master tersebut dikabarkan hilang ketika melakukan penyelaman di Perairan Kapota, Jumat (12/5) pukul 07.00 Wita pagi, namun selang 40 menit kemudian ke dua Dive Master tersebut tidak kunjung naik kepermukaan, sedangkan peralatan selam yang digunakan hanya bisa bertahan 45 menit, ditambah lagi kondisi cuaca saat itu sedang gelombang tinggi dan arus bawah laut yang kencang. Kapten Kapal Pelagian yang waktu itu membawa ke dua Dive Master tersebut ke lokasi penyelaman langsung menginfomasikan ke Pos Sar Wakatobi untuk dilakukan pencarian.

Laporan : Didi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •