Dugaan Pencabulan Kades Purau Kembali Disoal, Bupati dan DPRD Diminta Bersikap

oleh -113 views
Massa aksi saat berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Konkep. Foto : Jovi / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KONKEP – Dugaan pencabulan Kepala Desa Purau, Mu kepada salah seorang gadis di desanya kembali di soal. Proses hukum yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Wawonii Tengah dengan hasil Mu tidak terbukti rupanya tidak diterima pihak keluarga korban. Kamis (3/12) keluarga korban dan sejumlah mahasiswa yang tergabung kedalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pemerhati Konawe Kepulauan (AMMP-Konkep) mendatangi Kantor Bupati untuk mengadukan persoalan ini dan meminta Bupati Konkep, Amrullah mengawal persoalan dugaan pencabulan yang diduga dilakukan Kades Purau, Mu.

Sayangnya, keluarga korban dan sejumlah mahasiswa tidak ditemui perwakilan pemerintah. Massa aksi lalu bergerak ke Kantor DPRD Konkep dan meminta uraukepada DPRD untuk bersikap dan mengawal persoalan ini sebab pihak keluarga tidak menerima hasil proses hukum yang dilakukan oleh Polsek Wawonii Tengah yang telah mengeluarkan SP3.

Baca Juga : DPRD Konkep: Bila Terbukti Cabul, Bupati Harus Pecat Kades Purau

“Masa sudah ada keterangan korban, bukti hasil visum, sobekan pakaian korban dan luka gores di bagian payu dara korban,” kesal Agung yang merupakan Koordinator massa aksi.

Massa aksi meminta kepada DPRD untuk tidak tinggal diam. Serta meminta kepada DPRD untuk membuat surat rekomendasi yang ditujukan ke Polda Sultra agar kasus dugaan pencaculan dilanjutkan kembali.

Sementara itu, Ketua DPRD, Musdar yang menemui massa aksi mengatakan DPRD tidak akan tinggal diam, dan akan bersurat ke Polda Sultra terkait kasus ini.

“Ini persoalan harga diri, DPRD tidak akan menutup mata. Kami akan penuhi permintaan masa aksi untuk segera membuat rekomendasi yang di tujukan ke Polda Sultra,” tutur Musdar.

Laporan : Jovi