Dugaan Penyerobotan Lahan di Konkep, Polda Sultra Tetapkan Dua Tersangka

oleh -43 views
Akbar (kerabat Polo Nusantara) saat menggelar konfrensi pers terkait dugaan penyerobotan lahan milik Polo Nusantara oleh Pemerintah Daerah Kabupaten konkep. Foto : Awi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dugaan penyerobotan lahan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus bergulir.

Tercatat saat ini, Penyidik Direktorat Reserse Krimum (Ditreskrimum) Polda Sultra sudah menetapkan dua tersangka yaitu, Kepala Desa Pasir Putih, Haslim dan Penerima uang ganti rugi pembebasan lahan dari Pemerintah Daerah Konkep, Ramli.

Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Sultra, ABKP Ilham Saparona kepada anoatimes.id, saat di jumpai diruangannya mengatakan kasus ini masih terus berjalan dan saat ini penyidik sudah menetapkan dua tersangka yaitu Haslim dan Ramli.

“Pak Desa (Haslim, red) menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atas nama Ramli, dan Ramli menerima biaya ganti rugi lahan dari Pemda Konkep padahal lahan tersebut memiliki sertifikat atas nama Polo Nusantara,” ujar Ilham Saparona, beberapa saat lalu.

Mantan Kapolres Kendari ini juga menjelaskan dalam kasus dugaan penyerobotan lahan ini mengarah ke adanya tidak pidana pemalsuan dokumen dalam hal ini, pemalsuan Surat Keterangan Tanah yang dilakukan oleh Haslim atas nama Ramli.

“Karena itu, penyidik membutuhkan keterangan tambahan dari pelapor. Kendala disini, pelapor sudah di panggi dua kali namun pelepor tidak datang, bahkan saat di hubungi oleh penyidik, pelapor tidak mengankat tefonnya,” jelas Ilham Saparona.

“Harusnya pelapor juga membantu kita dalam pemberkasan, penyidik masih membutuhkan keterangan tambanhan dari pelapor,” ungkapnya.

Menyangkut permintaan pelapor ke Polda Sultra yang menginginkan adanya pemasang garis polisi (police Line) di lokasi, Ilhah Saparona mengatakan pemasangan police line sudah tidak perlu sebab lahan itu sudah berstatus qua dan juga sudah tidak ada aktivitas di atas lahan itu.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •