Dukung Cabut IUP di Konkep, Lukman Abunawas Pertaruhkan Jabatan dan Nyawanya

oleh -68 views
Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas saat menemui massa aksi mahasiswa dan masyarakat Konawe Kepulauan (Konkep) yang berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sultra, Kamis (14/3/2019). Foto : Jayusman/anoatimes.id
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

ANOATIMES,ID. KENDARI – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas mendukung pencabutan 15 Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebagaimana dituntut masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Tidak tanggung-tanggung Lukman Abunawas siap menggaransikan jabatan dan nyawanya mendukung perjuangan masyarakat Konkep mencabut 15 IUP perusahaan tambang.

“Saya siap mempertaruhkan jabatan dan nyawa saya, mendukung perjuangan masyarakat Konawe Kepulauan mencabut 15 IUP,” ucapnya dihadapan ratusan massa mahasiswa dan masyarakat Konkep yang tergabung dalam Forum Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW), Kamis (14/3/2019).

Jika apa yang ia janjikan tidak terealisasi. Lukman Abunawas beserta Plt Kadis ESDM Andi Azis dan Kepala Biro Hukum Pemprov Sultra Efendi Kamaluddin siap mempertaruhkan leher mereka untuk dipotong. Kosong dua Sultra ini mengungkapkan sewaktu masih menjadi bupati Konawe, dirinya memperjuangkan dimekarkannya kabupaten Konkep tahun 2013 lalu.

“Saya berjuang selama empat tahun memekarkan Konkep, saya tidak rela saudara-saudara saya masyarakat Konkep menderita karena tambang. Masih banyak potensi yang dimiliki Konkep seperti perikanan, perkebunan dan sebagainya,” katanya disambut applaus massa.

Dihadapan ratusan massa aksi penolakan IUP tambang, Lukman Abunawas mengakui IUP yang dikeluarkan sewaktu ia menjadi Bupati Konawe. Namun hal tersebut belum tuntas dan tidak mutlak bisa dilaksanakan, karena pemegang kedaulatan di daerah Konkep adalah rakyat.

“Kalau masyarakat Konkep menolak pertambangan di daerahnya maka itu tidak bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Terakhir Lukman Abunawas menyampaikan masyarakat Konkep jangan mudah terprovokasi dan mengedepankan persatuan dan kesatuan.

Laporan : Jayusman

  •  
    2
    Shares
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •