Eks Sekertaris NasDem Sultra Buka Suara Soal Mahar Politik

0
762
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Sumber Foto : Instagram Suryapaloh.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ribut-ribut soal mahar politik yang dialamatkan ke Ketua DPW Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Sultra, Tony Herbiansyah terus bergulir dan kian memanas. Namun hingga saat ini, orang nomor wahid di Partai Nasdem Sultra itu tidak kunjung buka suara. Apakah benar atau tidak soal mahar politik yang terjadi di Partai NasDem Sultra yang di gadang-gadang partai tanpa mahar politik.

Namun, melalui Sekertaris DPW NasDem Sultra Laode Iksanuddin Saafi ditegaskan di partai besutan Surya Paloh tersebut tidak ada yang namanya mahar politik.

Baca Juga : Disebut Sebar Fitnah, Korlap Aksi Tantang NasDem Sultra Lapor Polisi

Berbeda dengan Laode Iksanuddin Saafi, eks Sekertaris DPW NasDem Sultra, Ikhwan Mapilawa kepada wartawan membeberkan bahwa kabar adanya mahar politik itu memang benar terjadi dan dilakukan oleh Tony Herbiansyah. Dirinyapun sudah pernah melaporkan langsung kegiatan mahar politik ke Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh di Kantor DPP NasDem.

“Saya bolak-bali di Kantor DPP NasDem mulai Maret hingga April 2018. Di April, Saya membawa laporan itu (mahar politik) ke DPP dan menyerahkan langsung ke Pak Surya Paloh. Reaksi beliau (Surya Paloh, red) menyala matanya (melihat laporan itu), kemudian beliau memegang sendiri laporan itu dan berjalan ke lift, disitu saya berpisah dengan beliau,” kata Ikhwan Mapilawa, Sabtu (22/9) malam di Kendari.

“Bisa di cek di kamera cctv DPP, saya serahkan langsung ke Pak Surya. Saya juga menyerahkan satu rangka ke Rusli Paloh (saudara Surya Paloh) dengan harapan dapat diberitahu ke pak Surya,” tegasnya.

Harapan Ikhwan Mapilawa, laporan tersebut dapat ditindak lanjut. Namun realitasnya berbanding terbalik, DPP tidak merespon laporan tersebut. Sehingga, kata Ikhwan dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Partai NasDem karena tidak komitmen dengan apa yang selalu di pidatokan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh.

“Disitu saya mulai ragu dengan komitmen partai ini. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri,” tuturnya.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here