Elektabilitas Hugua dan Rusda Mahmud Ungguli Caleg DPR RI Petahana

oleh -134 views
Lembaga Survei The Haluoleo Institute saat memaparkan hasil surveinya kepada para awak media di salah satu hotel di Kendari. Foto : Jayusman/anoatimes.id
  • 204
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    204
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pada Pileg 2019 April mendatang, sejumlah petahana (Anggota DPR RI) dapil Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencalonkan diri. Mereka ialah Ridan Bae, Umar Arsal, Haerul Saleh, dan Tina Nur Alam. Namun, untuk dapat duduk kembali menjadi wakil rakyat Provinsi Sultra di senayan rupanya tidak mudah bagi paca calon petahana.

Berdasarkan hasil survei dari The Hauoleo Institute, para caleg petahana masih memiliki angka elektabilitas rendah dibawah caleg lainnya yang bukan berasal dari petahana, yaitu, Hugua dan Rusda Mahmud.

Baca Juga : Pilcaleg 2019, Partai Golkar Target Jadi Partai Nomor Satu di Sultra

Direktur The Haluoleo Institute Naslim Sarlito Alimin mengatakan tingginya elektabilitas Hugua dan Rusda Mahmud dikarenakan ke duanya merupakan mantan calon gubernu dan mantan calon wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur Sultra 2018 lalu. Hugua (14,2 persen) sedangkan Rusda Mahmud (10,5 persen).

“Dimana nama Hugua dan Rusda Mahmud mantan peserta pilgub masih berpengaruh sehingga elektoralnya belum memudar, dan mereka masih mempunyai simpatisan yang setia memilih mereka,” katanya saat menggelar konfrensi pers di salah satu hotel di Kendari, Minggu (10/3/2019).

Dari hasil survei lembaganya, lanjut, Naslim Sarlito Alimin menyebutkan elektabilitas para caleg petahana masing-masing ialah Ridwan Bae (10,5 persen), H Umar Arsal (3,2 persen), Haerul Saleh (2 persen) dan Tina Nur Alam (1,7 persen).

Dari beberapa caleg tesebut Rusda Mahmud dan Umar Arsal akan bersaing ketat, sebab kata dia, Umar Arsal sampai saat ini terus masif melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Umar Arsal adalah caleg petahana. Tahun ini dia kembali maju caleg DPR RI. Umar Arsal masif sosialisasi dan kampanye di wilayah daratan dan kepulauan di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Laporan : Jasyuman
Editor : Awi

  •  
    204
    Shares
  • 204
  •  
  •  
  •  
  •  
  •