Enam Peristiwa di Sultra yang Terjadi di Hari Jumat

oleh -4 views
Ketgam : Banjir di BTN Wirabuan, Kota Kendari.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Cuaca buruk yang terjadi, Jumat (12/5/2017) kemarin yang melanda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakibatkan sejumlah daerah di Sultra mengalami bencana banjir, tidak hanya itu, sejumlah peristiwa juga terjadi di hari Jumat.

Berikut enam persitiwa tersebut:

1. Banjir di Kota Kendari

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Kendari selama dua hari sejak Kamis (11/5/2017) hingga Jumat (12/5/2017) mengakibatkan beberapa daerah di Ibu Kota Provinsi Sultra terendam banjir, seperti di Sungai Kali Wanggu, Bundaran Pesawat Lepo-lepo, Jalan BTN Wirabuana. Sehingga mengakibatkan rumah-rumah warga terendam banjir.

 

Ketgam : Kantor Desa Lamokula, Moramo Utara terendam banjir .

2. Banjir di Kabupaten Konsel

Sebanyak puluhan rumah warga terendam banjir di Kabupaten Konsel yakni di Kecamatan Moramo Utara dan Kecamatan Konda. Di Kecamatan Moramo Utara banjir tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga merendam kantor pemerintahan seperti kantor Desa Lamokula. sedangkan di Kecamatan Konda banjir merendam 29 rumah warga.

 

Ketgam : Salah satu jembatan yang ambruk di Kabupaten Konkep. Foto : Ziky

3. Jembatan di Konkep Terputus

Tidak hanya di daratan, melainkan juga di daerah Kepulauan seperti Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Akibat hujan selama sepekan membuat debit air sungai-sungai di Konkep bertambah yang mengakibatkan aliran arus semakin kuat dan mengakibatkan beberapa jembatan terputus, termasuk jembatan akses ke Kompleks Pemerintahan seperti Kantor Bupati dan DPRD.

 

Ketgam : Ke empat WNA berkebangsaan Swiss saat berhasil dievakuasi Tim Rescue Basarnas Kendari. Foto : Basarnas for anoatimes.id

4. Kapal Layar WNA asal Swiss Mati Mesin di Perairan Menui

Badan Search And Rescue (Basarnas) Kota Kendari melakukan evakuasi terhadap sebuah Kapal Layar Aosango Langkawi yang dikemudian seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss bernama Pierer dan tiga penumpang yakni istrinya Valire dan dua anak kembarnya Marie dan Emerie. Evakuasi dilakukan lantaran kapal layar tersebut mengalami mati mesin di Perairan Menui.

 

Ketgam : Tim Sar Pos Wakatobi saat melakukan pencarian dua Dive Master yang hilang di Perairan Kapota.

5. Dua Pemandu Selam Asal Spanyol Hilang Saat Melakukan Penyelaman di Wakatobi

Dua pemandu selam atau Dive Master berkebangsaan Spanyol yang bekerja di PT Wakatobi Dive Resort dinyatakan hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Kapota, Wangiwangi Selatan. Dua Dive Mater tersebut awalnya melakukan penyelaman namun selang 49 menit kemudian dua Dive Master tersebut tidak kunjung
naik kepermukaan, sementara peralatan yang digunakan hanya bisa bertahan selama 45 menit. Hingga malam hari tim Rescue Pos Sar Wakatobi belum menemukan kedua Dive Master tersebut.

Ketgam: Basarnas saat hendak melakukan pencarian dua warga Konut yang tenggelam.

6. Dua warga Kabupaten Konut Tenggelam

Pada pukul 19.30 Wita, Basarnas Kendari menerima informasi dari Kepala Dinas Perhubungan Asera, Aris bahwa dua warganya tenggelam di Sungai Landawe, Desa Matabenua, pada pukul 12.30 Wita. Pukul 19.45 Wita Basarnas Kendari menurunkan tim rescue untuk melakukan pencarian terhadap dua warga KOnut yang tenggelam. Sampai saat ini belum ada informasi dari Basarnas apakah kedua warg Konut tersebut sudah ditemukan atau belum.

Laporan : Didi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •