Enam Polisi Pembawa Senpi Saat Demo 26 September Dikenakan Sanksi Disiplin

oleh -54 views
Kepala Sub Bidang Penmas Humas Polda Sultra Kompol Agus Mulyadi (Kiri) saat memberikan keterangan pers terkait hasil sidang ke enam oknum anggota polisi pembawa senpi saat kawal demo 26 September 2019 lalu.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Enam oknum kepolisian yang menjadi terperiksa dalam kasus meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Randi dan Yusuf, pada 26 September 2019 lalu, dijatuhi hukuman sanksi disiplin.

Ke enam oknum kepolisian tersebut terbukti melanggar aturan disiplin karena membawa senjata api (senpi) saat mengawal aksi unjuk rasa 26 September 2019 lalu. “Ke enam anggota dijatuhi sanksi berupa teguran tertulis, penundaan kenaikkan pangkat, penundaan gaji berkala, dan penundaan pendidikan selama satu tahun, serta juga mereka ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari,” ujar Kepala Sub Bidang Penmas Humas Polda Sultra Kompol Agus Mulyadi, Senin, (28/10/2019).

Meski telah dijatuhi hukuman sanksi disiplin, ke enam oknum polisi yakni AKP DK, Bripka MAP, Bripka MI, Brigadir AM, Briptu H, dan Bripda HS masih harus menjalani proses hukum lanjutan yaitu proses hukum pidana umum.

“Saat ini baru sebatas sanksi disiplin, serta belum masuk dalam rana pidana umum,” katanya.

Lebih lanjut, Mulyadi menambahkan untuk proses pidana umum, Polda Sultra masih menunggu hasil uji balistik dari selongsong peluru yang saat ini masih berada di Negera Belanda.

“Kami masih menunggu uji balistik proyektil,” tutupnya.

Laporan : Jumdin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •