FHIL UHO dan SEAMEO BIOTROP Jalin Kerja Sama Pengembangan Pohon Eha di Sultra

oleh -28 views
Manager Research and Development SEAMEO Biotrop Regional Indonesia, Aslan (lima dari kiri) bersama Prof Husna (empat dari kanan), tim dosen dan mahasiswa FHIL UHO.

ANOATIMES.ID, KENDARI – Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Southeast Asian R egional Center for Tropical Biology atau biasa disingkat SEAMEO BIOTROP (lembaga riset Biologi Tropika Asia Tenggara), jalin kerja sama pengembangan pohon Eha (Castanopsis buruana Miq.) di Sulawesi Tenggara (Sultra).

SEAMEO Biotrop Regional Indonesia Aslan MS Ph.D melakukan monitoring dan evaluasi (monev) hasil penelitian dosen FHIL (UHO) berjudul “Propagation Of Eha In Supporting Of Development Plantation Forest In Sulawesi”, pada Rabu (29/10) lalu.

Research ini diketuai Prof Dr Ir Husna MP, sedangkan anggotanya yakni Dr Faisal Danu Tuheteru SHut MSi, Dr Basrudin SP MSi dan Asrianti Arif SP MSi.
Kepada media, Aslan menilai, penelitian yang dilakukan Prof Husna bersama timnya sudah sesuai dengan harapan SEAMEO BIOTROP, selaku lembaga penelitian bidang biologi tropika. Pasalnya, kata Aslan, salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini menunjukkan hasil terbaik.

“Intinya, penelitian yang dilakukan itu bagus dan sesuai harapan. Penelitian ini kan bagaimana mengembalikan Eha dengan cara pembenihan dan pengembangan secara vegetatif (cangkok, stek batang dan stek pucuk, red). Alhasil cukup berhasil dengan metode cangkok,” ujarnya baru-baru ini.

Lanjut Aslan, pertanyaan selanjutnya yakni berapa tahun hasil cangkok pohon Eha bisa menghasilkan buah (Chesnut,red). Apalagi memang, kata Aslan, belum ada yang melakukan penelitian terkait hal ini. Dia juga mengharapkan agar pemerintah daerah (pemda) se tempat harus terlibat, apalagi Sultra juga penghasil coklat. Kenapa tidak buat silverqueen chesnut dari buah Eha.

Sementara itu, Prof Husna menambahkan, monev yang dilakukan SEAMEO BIOTROP berlangsung selama 2 hari di dua lokasi berbeda, yakni, sebut dia, rumah plastik Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI) Sultra di kampus lama UHO dan Kebun Raya UHO di kampus baru.

“Jadi, fokus kajianya itu lebih ke perbanyakan Eha secara vegetatif yang didanai SEAMEO BIOTROP lewat hibah riset 2020,” tuntasnya.

Laporan : Rizki