Forsemesta Serahkan Bukti Baru Dugaan Pelanggaran PT WAI ke Mabes Polri

oleh -15 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, JAKARTA – Forum Mahasiswa Pemerhati Investasi Pertambangan (FORSEMESTA) Sulawesi Tenggara menggelar, Selasa (5/11/2019) menyerahkan bukti baru dugaan pelanggaran PT Wanagon Anoa Indonesia (WAI) ke Mabes Polri. Bukti baru itu di serahkan ke Kabag Anev RO PID, Kombes Pol. Drs. Sugeng H.S.

Koordinator Presidium Forsemesta Sultra, Muhamad Ikram Pelesa berharap dengan adanya penyerahan bukti baru ini dugaan pelanggaran PT WAI, Mabes Polri dapat segera menuntaskan persoalan perusahaan tambang yang beroperasi di didesa Mandiodo Kecamata Molawe Kabupaten Konawe Utara.

“Pak Sugeng mengatakan kasus PT WAI masih berada di Mabes Polri. Dengan adanya bukti baru itu, Mabes Polri kembali menerbitkan surat tanda terima laporan Forsemesta dengan Nomor : 20/IX/2019/BAG ANEV sebagai tambahan alat bukti baru,” kata Ikram kepada anoatimes.id.

Ikram menegaskan seharusnya pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI harus bertindak tegas terhadap PT WAI, sebab berdasarkan surat teguran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe Utara, PT WAI melakukan berbagai pelanggaran seperti belum memiliki Izin TPS LB3 dan izin pembuangan limbah Cair (IPLC), penampungan Ore Nickel dipinggir pelabuhan, kemudian jatuh kelaut, hingga mengakibatkan air laut menjadi keruh disektitar pelabuhan (Jetty). Tidak melakukan penyiraman jalan tambang, dan tidak melakukan pelaporan UKL – UPL secara berkala.

“Daris semua pelanggarannya sangat layak bagi KESDM RI bersama KLHK RI untuk membehentikan dan mencabut izin PT WAI, kami juga meminta pak Kapolri Jenderal Idham Azis untuk segera menangkap direktur PT WAI karena sengaja melakukan perbuatan melawan hukum,” tuturnya.

Hingga berita ini dipublis, redaksi anoatimes.id belum mendapat keterangan dari pihak PT WAI.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •