Gelar Musrembang Penyusunan Perubahan RPJMD 2017-2022, Rajiun Paparkan Keberhasilan Pimpin Mubar

oleh -13 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUBAR – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam rangka Pemyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Muna Barat tahun 2017-2022, yang dilaksanakan di aula kantor Bupati, Senin (2/12/2019).

Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode M Rajiun Tumada menjelaskan bahwa kegiatan musrembang ini merupakan wadah untuk memberikan pemikiran dalam perumusan isu strategi, tujuan, sasaran dan arah kebijakan. Sehingga pembangunan yang akan dilakukan dalam kurung waktu tiga tahun kedepan, lebih fokus pada pencapaian visi dan misi pembangunan daerah yakni terwujudnya masyarakat Mubar yang sejahtera, demokratis, produktif dan berdaya saing dengan dilandasi oleh nilai-nilai religius.

“Jadi musrembang perubahan yang kita laksanakan hari ini adalah forum untuk memberikan kontribusi pemikiran dari semua pihak. Sehingga dokumen RPJMD yang kita lahirkan nanti lebih berkualitas,” kata mantan Kasatpol PP Sultra ini.

Kata Rajiun, dokumen RPJMD Mubar tahun 2017-2022 sejatinya sudah ditetapkan melalui Peraturan Daerah nomor 14 tahun 2017 tentang RPJMD Kabupaten Muna Barat . Lanjut dia, dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, keberhasilan pembangunan yang sudah dicapai yakni keberhasilan menggerakkan roda perekonomian wilayah dengan nilai pertumbuhan ekonomi meningkat sejak tahun 2017 sebesar 5,3 persen dan tahun 2019 sudah mencapai 6,39 persen.

Kemudian, keberhasilan di sektor pendidikan dan kesehatan tercermin pada nilai indeks pembangunan manusia (IPM) yang terus meningkat yakni di tahun 2017 sebesar 62,9 persen dan tahun 2019 mencapai 64,11 persen. Selanjutnya, keberhasilan menurunkan jumlah penduduk miskin dari tahun 2017 sebesar 16,45 persen dan 2019 mencapai 14,54 persen.

Selanjutnya, tingkat kemakmuran yang semakin meningkat ditunjukan dengan nilai PDRB perkapita terus meningkat sejak tahun 2017 yakni Rp 22, 2 dan tahun 2019 menjadi 26,8 juta perkapita, serta menunjukan kemampuan daya beli masyarakat semakin meningkat atau semakin baik.

“Keberhasilan capaian ini tentunya mengindikasikan bahwa program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan dua tahun terakhir sudah mengarah pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi dan misi yang termuat dalam RPJMD. Dan keberhasilan itu dibuktikan dengan kita mendapatkan penghargaan WTP dari BPK selama tiga tahun berturut-turut dan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, dalam musrembang ini dirinya berharap kepada seluruh pimpinan OPD dan melibatkan perencanaannya, agar memahami dengan baik proses perencanaan secara sinergi.

Sementara itu, Ketua DPRD Mubar, Wa Ode Sitti Sariani Illaihi mengatakan bahwa musrembang perubahan RPJMD ini, merupakan suatu tanggung jawab bersama. Lanjut dia, DPRD sebagai lembaga legislasi di daerah sangat berharap perubahan program kegiatan yang lebih efektif dan efisien, serta tepat sasaran.

Seperti diketahui, penyusunan dokumen RPJMD ini merupakan amanat Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, serta diamanatkan pula dalam pasal 260 ayat (1) Undang-undang nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah, bajwa daerah sesuai kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Untuk itu, kita berharap dalam perubahan RPJMD ini haruslah memprioritaskan program yang betul-betul mendukung pemcapaian visi dan misi pembangunan daerah, serta dapat menghentikan program yang tidak prioritas. Perencanaan disusun agar menerapkan prinsip money follow program, serta jelas indikatornya baik tujuan, sasaran, program,” tutupnya.

Laporan : Adi Risaldi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •