Geram dengan Cv Unaaha Bakti, PT Bososi Bakal Tempuh Jalur Hukum

0
460
Suasana Hearing DPRD Provinsi Sultra tehadap delapan perusahaan pertambangan di dua kabupaten yakni Konawe dan Konawe Utara. Foto : Awi / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KENDARI -Perusahaan pertambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara, PT Bososi angkat bicara terkait tudingan yang mengatakan PT Bososi melakukan aktivitas pertambangan hingga proses pengapalan nikel.

Direktur Operasional PT Bososi, Fera mengatakan pihaknya belum melalukan aktivitas pertambangan dan pengapalan, yang selama ini melakukan aktivitas pengapalan ialah Cv Unaaha Bakti.

“Kami belum melakukan aktivitas, bahkan ini baru keluar RKAB kami. yang melakukan pengapalan itu ialah Cv Unaaha Bakti menggunakan pelabuhan jeti milik kami (PT Bososi),” ujar Fera di sela-sela hearing dengan DPRD Provinsi Sultra, Senin (29/4) kemarin.

Fera menegaskan geram dengan sikap Cv Unaaha Bakti yang tanpa seizin dari pihaknya melakukan aktivitas pengapalan di jeti PT Bososi.

“Kami akan tempuh jalur hukum, biar nanti penyidik yang mengungkap persoala ini,” tegasnya.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk menindak Cv Unaaha Bakti diantaranya mengadukan ke ESDM, dan juga meminta syahbandar untuk menghentikan aktivitas Cv Unaaha Bakti di jeti milik PT Bososi,” katanya.

“Berdasarkan dari yang ada pada kami Cv Unaaha Bakti sudah melajjkab penvapala 43 kali, di jeti milik PT Bososi, dan itu ialah kegiatan ilegal sebab tidak ada kerjasama antara PT Bososi dan Cv Unaaha Bakti dalam penggunaan jeti,” tuturnya.

Laporan: Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here