Golkar Harap Bupati Koltim Bisa Netral

0
332
Imam Alghazali
Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Sultra, Imam Alghazali

ANAOTIMES.ID, KENDARI – DPD I Partai Golkar Sultra berharap Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah agar sedapatnya bersikap netral pada Pemilu dan Pileg 2019 mendatang. Sebab seorang kepala daerah merupakan pembina politik di wilayahnya.

Ketua Harian DPD I Golkar Sultra, Imam Alghazali mengatakan sebagai seorang bupati, Tony Herbiansyah harus netral sebab itu sudah jelas di atur dalam undang-undang. Walaupun status Tony Herbiansyah juga yang merupakan Ketua DPW Partai NasDem Sultra, namun dirinya (Tony Herbiansyah, red) harus dapat memisahkan tempat dan waktu kapan sebagai seorang kepala daearah dan kapan sebagai pimpinan partai politik.

Baca Juga : Dua Belas Parpol Resmi Laporkan Bupati Kolaka Timur ke Bawaslu

“Tentu iya dari kami partai lain mengharapkan bupati bisa netral dalam melindungi, kerena sebagai pelindung sebagai pembina per politikan di wilayah koltim, ia harus netral jelas itu undang-undangnya,” ujar Imam Alghazali beberapa saat lalu.

Imam memaklumi, bahwa mungkin orang nomor wahid di Koltim itu sedang lupa atau khilaf, sebab dalam sebuah rapat resmi kepemerintahan tentu tidak dibenarkan untuk mengarahkan birokrasinya ke salah salah satu partai tertentu. Aparatur Sipil Negara (ASN) juga tidak dibolehkan berpihak atau berpolitik praktis.

“Saya maklumi bahwa saudara saya Toni Herbiansyah adalah Ketua DPW NasDem di Sultra yang sekaligus menjadi bupati dan saya maklumi tapi ada regulasi yang membatasi, yang tidak bisa di lakukan oleh bupati di dalam menjalankan pemerintahanya,” tuturnya.

“Jelas di video itu saya lihat bahwa forum rapat resmi. Tapi sebagai ketua partai, saya maklumi tapi forumnya bukan di situ forumnya mungkin bisa di kantor partai namun dalam rapat resmi tidak di benarkan,” ungkpanya.

Lanjut, Imam berharap agar ke depan tidak terulang kembali, supaya perpolitikan di Sultra ini lebih sejuk lebih feer dan adil. Silahkan para pelaksana pemilu dalam hal ini Bawaslu dan KPU bekerja berdasarkan regulasi yang ada.

“Golkar sangat mendukung langkah-langkah yang di ambil oleh Bawaslu, apapun sanksi yang diberikan nanti kita harus legowo semuanya,” tutup Imam.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here