Hari Ini, Won-Andre Batal Mendaftar di KPU Sultra

oleh -54 views
Bakal Calon Gubernur Sultra, Wa Ode Nurhayati saat menunjukan beberapa berkas persyaratan yang akan diserahkan ke KPU Sultra nantinya. Foto : Awi / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023 jalur perorangan, Wa Ode Nurhayati (WON)- Andre Darmawan batal melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sultra pada Jumat (24/11/2017).

Kepada anoatimes.id, WON menjelaskan alasan penundaan pendaftaran dirinya bersama Andre Darmawan ke KPU Sultra dikarenakan timnya masih akan merampungkan dukungan maksimal hingga 250 ribu dukungan.

Baca Juga : Ingin Maju Jalur Perorangan, Sekarang KPU Buka Pendaftaran

“Hari ini tidak mendaftar karena kita target pendaftaran 250 ribu KTP,” ujar WON.

Selain itu, alasan penundaan pendaftaran pasangan yang memilih maju dengan jalur independen ini dikarenakan ada perubahan jadwal penyerahan dukungan perorangan oleh KPU Sultra.

“Di KPU juga kan ada perubahan jadwal yang mana pada hari Minggu (hari terakhir pendaftaran) KPU akan membuka pendaftaran hingga pukul 24.00 Wita,” katanya.

WON mengaku, pengunduran jadwal pendaftarannya bukan dikarenakan dirinya dan timnya tidak siap, bahkan sebaliknya, saat ini, dirinya dan Andre Darmawan serta tim-timnya sudah sangat siap untuk melakukan pendaftaran di KPU.

Baca Juga : Danrem 143 HO Berganti, Kolonel Andi Perdana Pensiun Dini

“Kesiapan administrasi dan tekhnis kami sudah siap, dan Insya Allah. Minggu (26/11/2017) ini seluruh persyaratan yang telah ditetapkan aturan sudah terpenuhi,” ungkapnya.

“Jumlah dukungan yang telah diinput sesuai silon per hari ini (Jumat, 25/11) kurang lebih 180 ribu KTP dari sebaran lebih dari 10 Kabupate/Kota di Sutra,” tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan syarat di KPU Sulta, bagi pasangan yang akan maju dengan jalur perorangan harus memenuhi minimal 10 persen dukungan dari Pilpres 2014 lalu. Jumlah suara pada Pilpres 2014 lalu ialah 1.708.249, dengan demikian syarat dukungan yang harus dikantongi ialah 170.825 dukungan.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •