Hari Pertama, Pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Tikep dan SMAN 1 Maginti Berjalan Lancar

oleh
Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Maginti, terlihat pengawas ruangan memantau siswa yang sedang ujian.
  • 1
    Share

ANOATIMES.ID, LAWORO – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tiworo Kepulauan (Tikep) dan SMAN 1 Maginti, Kabupaten Muna Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) berjalan dengan lancar, Senin (1/4/2019).

Hal itu diungkapkan Kepala SMAN 1 Tikep, Kadir Masalesi saat ditemui awak media disekopahnya. Dikatakan, pelaksanaan UNBK pada sesi pertama berjalan lancar. Sedangkan pada sesi kedua terkendala di jaringan, akan tetapi hal itu cepat bisa diatasi.

“Alhamdulillah sesi pertama dan kedua ini di sekolah kami (SMAN 1 Tikep) berjalan dengan lancar. Dan untuk server sampai saat ini tidak mengalami kendala atau masalah,” kata Kadir Masalesi.

Kata Masalesi, untuk peserta SMAN 1 Tikep yang terdaftar mengikuti UNBK ini berjumlah 166 siswa. Hanya saja, ada salah seorang siswa yang tidak mengikuti ujian ini dikarenakan siswa tersebut sejak semester dua sudah tidak lagi bersekolah.

Kepala SMAN 1 Tikep, Kadir Masalesi saat memantau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) disekolahnya, Senin (1/4/2019).

“Jadi yang mengikuti UNBK tahun 2019 ini sebanyak 165 siswa. Yang terbagi dua jurusan yakni kelas IPA sebanyak 84 siswa dan kelas IPS sebanyak 82 siswa,” jelasnya.

Saat ditanyai terkait jumlah komputer yang disiapkan oleh pihak sekolah, Kadis Masalesi mengungkapkan pihaknya menyiapkan 25 unit komputer. Sedangkan sisanya sebanyak 31 unit laptop bantuan dari guru dan para siswa.

“Semua siswa sudah siap mengikuti UNBK ini. Kita juga sudah melaksanakan simulasi beberapa kali kepada siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Maginti, La Ode Faruni mengungkapkan sejauh ini pelaksanaan UNBK disekolahnya berjalan dengan lancar. Lanjut dia, UNBK yang dilaksanakan tahun ini sudah yang kedua kalinya dan tidak ada kendala.

“Untuk jumlah perserta yang mengikuti UNBK yang terdaftat sebanyak 90 siswa. Namun, ada tiga siswa yang tidak mengikuti ujian tersebut, dikarenakan ada yang sudah menikah, merantau dan berhenti sekolah,” ucapnya.

Dalam UNBK ini, kata Faruni, pihaknya menyediakan antena penangkap jaringan. Sebab, pada pelaksanaan UNBK tahun lalu terkendala di jaringan.

“Sekarang kita tidak punya kendala lagi seperti tahun lalu, kita sudah mendirikan antena penangkap jaringan. Kita berharap sampai UNBK ini dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Jumlah siswa yang mengikuti UNBK pada sesi pertama itu berjumlah 30 siswa. Sedangkan, komputer yang disiapkan pihak sekolah berjumlah 13 unit.

“Untuk mencukupi komputer tersebut, kita meminjam komputer di sekolah lain seperti SMP 2 Satap Maginti sebanyak delapan unit. Dan SDN 2 Maginti sebanyak 5 unit serta empat unit laptop yang di pinjam kepada guru-guru,” jelasnya.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Rayon Mubar dan Buton Tengah (Buteng), La Ode Hasyim mengatakan sejauh ini pelaksanaan UNBK di 10 SMA di Mubar berjalan dengan lancar. Hanya saja, pada saat sesi pertama dilaksanakan di SMAN 1 Napano Kusambi menemui kendala diservernya, tetapi setelah 20 menit kemudian dapat diatasi.

“Alhamdulillah 10 SMA di Mubar yang melaksanakan UNBK ini berjalan dengan lancar. Dan jaringan bagus serta lampu juga tidak padam,” ucapnya.

Adapun 10 SMA di Mubar yang melaksanakan UNBK yakni SMAN 1 Tikep, SMAN 1 Maginti, SMAN 1 Lawa, SMAN 1 Wadaga, SMAN 1 Sawerigadi, SMAN 2 Sawerigadi, SMAN 1 Barangka, SMAN 1 Kusambi, SMAN 2 Kusambi dan SMAN 1 Napano Kusambi.

Untuk diketahui, jadwal UNBK tingkat SMAN tahun pelajaran 2018/2019 yakni pada Senin, 1 April mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, kemudian Selasa, 2 April yang diujikan mata pelajaran Matematika. Lanjut Kamis, 4 April mata pelajaran yang diujikan Bahasa Inggris dan Senin, 8 April 2018 mata pelajaran yang diujikan yakni mata pelajaran pilihan.

Laporan : Alim Mbar