HUT Ke 36 Pura Kembang Merta, Tampilkan Tiga Tarian Sakral Umat Hindu di Mubar

oleh -13 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUBAR – Masyarakat suku Bali khususnya umat Hindu yang berada di Kabupaten Muna Barat (Mubar) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-36 berdirinya Pura Kembang Merta di Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Minggu (13/10/2019) malam.

Dalam memperingati upacara HUT ke-36 tahun berdirinya beberapa Pura yang ada di Mubar, khususnya Pura Kembang Merta Desa Suka Damai menampilkan tiga tarian saklar umat Hindu. Adapun ketiga tarian tersebut yakni tari Rejang Dewa, tari Rejang Renteng dan Tari Pendet.

Ketua Adat Pura Kembang Merta Desa Suka Damai, Ketut Mudaria mengatakan ketiga tarian saklar tersebut adalah wajib ditampilkan dalam acara piodalan (upacara) hari beridirnya Pura ini. Lanjut dia, dirinya menjelaskan tari Rejang Dewa ini akan ditampilkan khusus anak-anak yang belum menstruasi (haid), sementara tari Rejang Renteng ini khusus ditampilkan oleh ibu-ibunya.

“Untuk tari pendet ini biasa disebut tarian persembahan para dewa. Upacara HUT Pura Kembang Merta ini, tiap tahun kita aksanalan setiap bulan purnama sasi apat atau yang seringnya dilaksanakan bulan 10,” kata Ketut Mudaria.

Kata dia, dalam upacara ini, umat Hindu juga menyiapkan buah-buahan sebagai sesajian persembahan untuk para dewa. Kemudian, pihaknya akan melakukan ‘Ngater’ atau persembahayang bersama di pura ini.

“Jadi setelah ngater, kita akan mempersembahakan sesajian upacara kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan melakukan sembahyang di depan Padmasana sebagai tempat persembayangan pokok dari umat hindu,” ungkapnya.

Usai melakukan sembahyang bersama, pihaknya kemudian akan menampilkan hiburan seperti tari-tarian oleh adik-adik peradah. Tarian tersebut yakni tari puspanjali, tari belibis, tari manuk rawa dan dance.

“Untuk memperingati hari HUT berdirinya Pura Kembang Merta, biasanya kita laksanakan tiga hari. Tetapi, malam ini kita laksanakan cuman satu hari, jadi terakhir sebentar itu sampai pukul 03.00 Wita sebagai upacara akhir,” tuturnya.

Laporan : Adi Risaldi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •