IKA Alumni Teknik : Usut Tuntas Kematian Randi dan Yusuf

oleh -137 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tuntutan pengusutan kasus kematian Randi dan Yusuf terus disuarakan para mahasiswa di Kendari bahkan hingga nasional oleh seluruh mahasiswa.

Randi dan Yusuf keduanya merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dari Fakultas Perikanan dan Teknik. Keduanya meninggal pada 26 September 2019 lalu, saat terjadi bentrok antara Polisi dengan Mahasiswa yang berunjuk rasa menolak RUU KPK dan RUU KUHP.

Kepergian ke duanya, membawa duka mendalam bagi keluarga, dan sahabat mereka di kampus. Seperti yang terlihat bagi para mahasiswa Teknik. Kamis, 10 Oktober 2019 kemarin, mahasiswa Fakultas Teknik menggelar doa bersama di lokasi Randi dan Yusuf roboh dari ke aspal tak berdaya.

Tidak hanya para mahasiswa aktif, dalam doa bersama itu juga, turut hadir para Alumni Fakultas Teknik, yang tergabung dalam IKA Alumni Fakultas Teknik.

Anggota IKA Alumni, Isroni Hamka mengatakan  adik Рadik mahasiswa jangan ragu Рragu dalam berjuang mengawal kasus ini, karena mahasiswa tidak berjuang sendiri.

“Sudah banyak lembaga negara yang terlibat membantu dan alumni siap memback up segala kebutuhan perjuangan,” ujarnya.

Isroni menegaskan ada pihak Polda Sultra untuk tidak bermain – main dalam menuntaskam persoalan kematian Randi dan Yusuf.

“Kepolisian jangan bermain – main dengan kasus ini karena kami sedang tidak bermain main,” tegas Roni sapaan akrab Isroni.

Lanjutnya, Peristiwa tragis yang merenggut nyawa putra bangsa ini harusnya di buka terang benderang, karena ini untuk kebutuhan informasi publik. Masyarakat butuh kejelasan penuntasan kasus ini.

” Apapun yang dibutuhkan Mahasiswa untuk memperjuangkan Randi dan Yusuf, Kami sebagai IKA FT siap memback up perjuangan Mahasiswa” ucap mantan Ketua BEM FT 2003 – 2004.

Ditempat yang sama, Alhayun yang merupakan mantan Aktivis Konsolidasi Nasional Mahasiswa indonesia (KONAMI), juga menyampaikan agar mahasiswa kembali melakukan konsolidasi yang rapi dan luas dan segera membentuk Front perjuangan yang melibatkan, mahasiswa, NGO serta melibatkan Jurnalis dalam setiap aksi mendatang. Apalagi segala kebutuhan konsolidasi dan aksi didukung penuh oleh alumni.

“IKA FT UHO, siap membantu adik – adik Mahasiswa dalam bentuk support dan materi untuk kebutuhan perjuangan,” tegasnya.

Mantan Ketua Persatuan Mahasiswa Teknik Se-Indonesia (PMTI) periode 2012, kembali menegaskan, adik – adik mahasiswa tetaplah semangat, solid dalam setiap agenda aksi maupun pengawalan terungkapnya kasus ini. Semua butuh perjuangan lebih kuat agar kasus ini cepat terungkap.

“Jangn biarkan dua nyawa hilang begitu saja, bagi kita mereka adalah pahlawan perjuangan kelanjutan reformasi, dan sebuah sejarah di Sultra bahwa selama ada gerakan baru kali ini ada korban meninggal dunia.

“Adik – Adik Mahasiswa tetap solid dalam setiap aksi maupun pengawalan kasus ini dan jangan biarkan nyawa Randi dan Yusuf hilang begitu saja,” tutup Ex Ketua PMTI dengan nada keras.

Laporan : Jumdin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •