Ishak Ismail : Tony Jujur Saja, Dunia Hanya Sementara

oleh -157 views
Ishak Ismail
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOAITMES.ID, KENDARI – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tony Herbiansyah buka suara atas tudingan Ishak Ismail soal mahar politik sewaktu pemilihan Wali Kota Kendari 2016 lalu. Dimana, Ishak Ismail mengatakan dirinya menjadi korban janji palsu Tony Herbiansyah, padahal dirinya sudah menyetor sejumlah uang dengan nilai Rp 100.000.000, bahkan lebih.

“Tidak benar. Tidak betul uang Rp 100 juta diserahkan, itu cuman khayalan dia,” kata Tony Herbiansyah kepada sejumlah wartawan di Kantor DPW Partai NasDem Sultra, Senin (24/9) di Kendari.

Baca Juga : Kisruh Mahar Politik, DPP NasDem Segera Panggil Tony Herbiansyah

Menyikapi sanggahan dari orang nomor wahid di Partai NasDem Sultra itu, Ishak Ismail menyarankan sebaiknya Tony Herbiansyah berkata jujur dan mengakui semuanya, sesuatu yang bersifat dunia hanya sementara.

“Saya siap mempertanggung jawabkan dunia akhirat,” kata Ishak Ismail saat menggelar konfrensi pers di kediaman pribadinya di Kendari.

Memurut Ishak, Tony Herbiansyah bisa saja menganggap itu sebagai khayalan biasa, namun bagaimana dengan kesaksian para pengurus NasDem yang saat itu ikut mengambil SK Tony Herbiansyah sebagai Ketua NasDem Sultra.

“Usai dia (Tony, red) ambil Sk nya, dia datang ke Hotel Grand Cikini memperlihatkan Sk nya ke saya, kemudian Tony dan pengurus NasDem rapat dan bilang untuk Kota Kendari kita berikan ke Ishak, selanjutnya Tony meminta saya untuk membayar uang kontrak kantor NasDem,” ujarnya.

DPP NasDem Segera Panggil Tony Herbiansyah

Anak lorong sapaan akrab Ishak Ismail mengapresiasi DPP NasDem yang rencananya segera akan memanggil Tony Herbiansyah, namun menurut Ishak untuk membuat persoalan ini transparan sebaiknya tidak hanya Tony Herbiansyah yang dimintai klarifikasi soal mahar itu, tetapi juga dirinya sebagai korban dan beberapa saksi-saksi.

“Saya malah bersyukur kalau DPP sudah mengambil sikap, tapi harapan saya sebaiknya berimbanglah, jangan cuman keterangan Pak Tony, pasti Pak Tony membela dirinya. Coba tanya kepada yang menyaksikan seperti Pak Ikhwan, Pak Uun dan Pak Rayu yang menyaksikan penyerahan uang itu,” sarannya.

Tekait somasi yang katanya bakal dilakukan DPP NasDem, Ishak tidak gentar, sebab dirinya juga telah melaporkan persoalan tersebut ke Polda Sultra, dan tinggal menunggu apa hasil dari kinerja penyidik Polda Sultra.

“Pak Malkan Amin itu kebanyakan di Jakarta, di Makassar, dia tidak banyak tahu persoalan ini, dia hanya ke Kendari ketika da urusan NasDem dan urusan Kelapa Sawitnya di Kolaka Timur,” ungkapnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •