JPU Ajukan Banding atas Putusan Hakim yang Memvonis Bebas Dua Caleg PKS

oleh
Kepala Seksi Pidana Umum, Kejari Kendari, Nanang Ibrahim

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pada sidang pembacaan putusan terhadap dua caleg PKS di Sultra, yakni Sulkhani dan Riki Fajar, pada 30 April 2019 lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari memvonis bebas Sulkhani dan Riki Fajar dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta rupiah masing – masing terhadap terdakwa.

Atas putusan majelis hakim tersebut, JPU Kejari Kendari mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Sultra. Kepala seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Kendari, Nanang Ibrahim saat dijumpai diruangannya, Senin (6/5/2019) mengatakan pihanya sudah mengajukan upaya banding atas putusan hakim.

“Kita sudah ajukan bandin Jumat pekan lalu. Kalau kami tuntutan tiga bulan penjara, karena kemarin putusannya bebas otomatis kita wajib untuk banding,” katanya.

Dikatakannya, Pengadilan Tinggi Sultra memiliki kewenangan tujuh hari kerja untuk memutuskan perkara Sulkhani dan Riki Fajar. Mengenai keterangan saksi – saksi dalam BAP tapi tidak pernah hadir di persidangan waktu itu, Nanang Ibrahim menyebutkan ikut serta dimasukkan dalam materi banding.

Diberitakan sebelumnya, dua caleg PKS Sulkhoni dan Riki Fajar divonis bebas. Kedua caleg tersebut tidak terbukti melanggar pasal pasal 493 juncto pasal 280 ayat 2 huruf f juncto pasal 55 ayat 1, undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Laporan : Yus